Thursday, December 30, 2021

(ArBer)Andalkan Tuhan dalam perencanaan

 


Andalkan Tuhan dalam perencanaan

 

Tahun ini segera berakhir dalam hitungan hari, lalu apakah yang ada dipikiran kita mengenai tahun yang akan datang? Apa sajakah yang telah kita susun menghadapi tahun yang baru?

Kitab Yakobus terutama pada pasal 4 ayat 13 sampai dengan 17 diberi judul “jangan melupakan Tuhan dalam perencanaan”.  Satu buah kalimat yang mudah dimengerti namun sulit untuk dikerjakan.  Kebanyakan dari kita sudah terbiasa menyusun rencana ataupun yang biasa kita sebut resolusi seorang diri tanpa melibatkan- Nya.  Kita hanya percaya serta mengandalkan pengalaman diri sendiri dalam menyusun ini dan itu untuk keperluan tahun yang baru, bukan begitu?

Orang percaya juga tidak terlepas dari kealpaan mengandalkan Tuhan dalam perencanaan.  Terkadang keyakinan kepada diri sendiri ataupun sesama kita membuat kita lupa akan peran penting dari pada Tuhan.  Jadi sebelum kita menyusun rencana untuk keperluan di tahun yang alan datang, maka datang dahululah kepada Tuhan!  ucaplah syukur atas apa yang sudah kita lewati disepenajang tahun ini, barulah kemudian membawa segala rencana kita ke dalam tangan- Nya! Dan biarkalah kehendak serta kedaulatan- Nyalah yang terjadi di dalam hidup kita di tahun yang baru nanti!

Rencana matang kita tak akan seindah kehendak- Nya! Jadi berserahlah dan andalkanlah Tuhan dalam segala aspek kehodupan kita!

 

“Sebenarnya kamu harus berkata

Jika Tuhan menghendakinya,

Kami akan hidup dan berbuat ini dan itu”

 Yakobus 4  : 15

God Bless You

Tuesday, December 28, 2021

(ArBer)Membuat orang tua bangga

 


Membuat orang tua bangga

 

Coba bayangkan jikalau anak balita anda yang masih kecil sudah mempunyai presatasi tersendiri pada bidang tertentu, pastinya sebagai orang tua akan timbul rasa bangga yang tak terkira kepada sang anak.

Prestasi jangan hanya dilihat dari bidang terntentu saja seperti dari bidang akademisi, namun prestasi juga bisa bisa diraih oleh karane hobi tertentu ataupun kebisaan tertentu yang unik dari anak – anak, namun berdampak besar bagi orang – orang sekitarnya.  Ininya prestasi dalam bentuk apapun tentunya akan membanggakan orang tua sang anak.  Lalu jikalu demikian apakah kita orang percaya sudah membanggakan Allah Bapa kita di sorga?

Kita orang – orang percaya adalah anak terang yang mempunyai seorang Bapa di kerajaan sorga.  Allah Bapa sudah mengorbankan apa saj demi kita semua yang diakui sebagai anak – anak- Nya, lalu mengapakah kita belum berprestasi di hadapan- Nya?  Coba mulai renungkan apa sajakah yang telah iita lakukan yang kira  - kira sudah dapat membuatn Allah Bapa kita bangga?  Jikalau belum ada, mau menunggu berapa lama lagikah sampai kita bisa membanggakan- Nya?

Prestasi sederhana yang dapat membuat Allah Bapa bersuka cita, adalah hidup seturut kehendak- Nya! Jadi lakukanlah itu! Dan buatlah Allah Bapa kita bangga!

 

“Amsal amsal Salomo

Anak yang bijak mendatangkan sukacita ayahnya

Tetapi anak yang bebal adalah kedukaan bagi ibunya”

 Amsal 10  : 1

God Bless You

Monday, December 27, 2021

(ArBer)Keseriusan orang-orang majus!

 


Keseriusan orang-orang majus!

 

Ke tiga orang majus yang datang menemui bayi Yesus bukanlah orang – orang biasa.  Mereka adalah orang pinta dan ahli dalam perbintangan.  Mereka juga termasuk orang – orang terpandang, berkuasa dan juga mempunyai harta berlimpah di negeri asal mereka.  Nyatanya mereka mengorbankan semuanya itu hanya demi untuk dapat bertemu dengan Sang Bayi Natal.

Mereka melakukan perjalanan panjang yang penuh resiko hanya demi menemui Bayi Yesus.  Orang majus bukan hanya mengorbankan waktu dan tenaga, dan kepintaran mereka dalam ilmu perbintangan saja, namun ketika berhasil menemui Bayi natal, mereka juga menpersembahkan kekayaan materi mereka kepada – Nya.  Intinya mereka serius ketika berencana mengikuti bintang untuk bertemu dengan Sang Juruselamat! , sehingga apapun akan dikerahkan dan dikorbankan demi hal tersebut.  Meskipun sebenarnya orang – orang majus sebenarnya bukanlah seorang yang percaya atau  berasal dari keturunan Yahudi.

Ironisnya kita semua yang mengaku adalah anak – anak- Nya, malahan kerap kali lalai dalam melakukan segalanya secara maksimal kepada- Nya, termasuk juga kasih kita sepenuhnya kepada Dia.  Kita terkadang hitung – hitungan dalam mempersembahkan segala sesuatu unytuk – Nya, termasuk waktu kita, harta matari kita atau bahkan pelayanan kita, intinya kasih kita kepada Dia sepertinya tidak serius serta maksimal!  Tuhan Allah mengasihi kita secara maksimal dengan mengorbankan Anak- Nya yang tunggal lahir dan mati bagi kita semua, masakah kita tidak mengasihi- Nya secara maksimal juga?

Kasih Tuhan Allah tidaklah pernah main – main dan selalu serius digenapi- Nya!  Lalu bahgimanakah dengan kita? Apakah sudah mengasihi- Nya dengan segenap hati, jiwa dan akal budimu?

 

“Jawab Yesus kepadanya: Kasihilah Tuhan, Allahmu

Dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan

Dengan segenap akal budimu”

 Matius 22  : 37

God Bless You

Sunday, December 26, 2021

(LaBer) We Have A Savior

 

 


We Have A Savior

Hillsong Worship

 

[Intro]

 

C  Am  G  C

 

[Verse 1]

C

A child has been given

             Am

King of our freedom

              G        F

Sing for the Light has come

         C

This is Christmas

 

 

[Verse 2]

C

Come and adore Him

                   Am

And bring gifts before Him

             G                 F

Joy to the world, Worship the Son

         C

This is Christmas

 

 

[Chorus]

C

This is Jesus Emmanuel

     Am

Here with us, tell all the world

     G

That we have a Saviour, We have a Saviour

C

We are no longer lost

      Am

Cause He has come down for us

G                                     C

We have a Saviour, We have a Saviour

 

 

[Verse 3]

C

Sing with the angels

                  Am

And lift up your voices

             G       F

Join in the song of hope

          C

This is Christmas

 

 

[Bridge]

     F         Am      G   C

His love will reign forever

     F         Am      G   C

His love will reign forever

     F         Am      G   C

His love will reign fore---ver

 

 

 

“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,

Yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud

Dan inilah tandanya bagimu:

Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus

Dengan lampin dan terbaring di dalam palungan”

Lukas 2 : 11 - 12

GOD Bless You

Thursday, December 23, 2021

(LaBer) Tumbuhlah tunas baru


 Tumbuhlah tunas baru
Kidung Jemaat 93 


Key: F

F  Bb  C  Dm
Bb F   Bb F

F
Tumbuhlah tunas baru
Gm     Bb     F
Di tunggul Isai,
          Bb   F  Dm
Yang pada masa la-lu
Gm     C     F
Disyairkan nabi.
  C
Nubuatnya genap:
  F     Bb    C  Dm
Bunga harapan la-hir
Bb C          Bb F
Di malam yang ge-lap.

F
Ini maksud Yesaya
Gm     Bb    F
Dengan nubuatnya:
        Bb   F  Dm
Lahir dari Mari-a
Gm      C   F
Seorang Putera.
  C
Kudus dan mulia
   F      Bb   C  Dm
Firman menjadi da-ging;
Bb C        Bb F
Pe-rawan bunda-Nya.

F
Bunga begitu mungil
Gm     Bb         F
Yang harum dan lembut,
          Bb   F  Dm
Menghapus dari bu-mi
Gm        C   F
Gelap dan kemelut.
    C
Sungguh manusia
    F       Bb      C  Dm
Dan sungguh-sungguh Al-lah,
Bb C       Bb F
Pe-nebus duni-a.

F
Mari menyambut “Amin”
Gm   Bb    F
Atas kurunia.
          Bb   F  Dm
Ya Yesus, kami ya-kin;
Gm        C     F
Ya Tuhan, tolonglah,
 C
Agar dengan syukur
  F    Bb   C  Dm
Kami memuji Di-kau
Bb C     Bb F
Di kerajaan-Mu.

 

“Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai

Dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah

Roh TUHAN akan ada padanya, 

Roh hikmat dan pengertian"

Yesaya 11 : 1 - 2

GOD Bless You

 

(ArBer)Super mom

 


Super mom

 

Gamba di atas ada benarnya juga, karena seorang pahlawan super tentunya juga mempunyai seorang Ibu yang super juga.  Kenapa dikatakan ibu super? Oleh karena dia berhasil membesarkan generasi penerus yang hebat serta lebih baik dari generasi sebelumnya.

Tugas membesarkan anak – anak tidaklah mudah, aalagi jikalau menghadapi tantangan seperti era digital seperti ini.  Seorang ibu tidak hanya mengawasi kegiatan secara fisik meeeka, namun kesehtan mental dan juga rohani sang anak harus diperhatikan.  Dengan begitu banyaknya tanggung jawab orang tua apalagi seorang oibu, maka sudah selayaknyalah ibu mendapat pujia serta hormat dari suami dan juga anak – anaknya.

Pujian kepada kehebatan seorang ibu tentunya bukan sesuatu basa basi belaka, sebab banyak hal yang tidak bisa dilakukan suami ataupun anak – anak, namun bisa dilakukan dengan mudah oleh seorang perempuan atau ibu.  Sebagai orang percaya sudah sepatutnya kita benar – benar menghormati serta mengasihi ibu kita secara tulus, sebab berawal dari dialah segala hal bisa kita pelajari, termasuk pengenalan lebih mendalam kepada Tuhan Allah.

Kebahagian yang tercipta di dalam sebuah keluarga sejatinya adalah buah dari kerja keras seorang Ibu!

 

“Anak – anaknya bangun, dan menyebutnya bahagia

Pula suaminya memuji dia”

 Amsal 31  : 28

God Bless You

Wednesday, December 22, 2021

(ArBer)Lebih dari kasih seorang ibu

 


Lebih dari kasih seorang ibu

 

Seorang perempuan yang benar memperlakukan bayinya dengan penuh kasih sayang.  Sebaliknya perempuan yang tidak benar ataupun belum siap menjadi seorang ibu, maka akan mudah saja membuang bayi yang dilahirkanya terebut, tanpa mau bertanggung jawab dalam merawat apalagi membesarkannya.

Insting seorang perempuna yang sudah menjadi seorang ibu biasanya adalah sangat melindungi ataupun protektif terhadap anak meraka, apalagi masih seumuran bayi yang baru lahir.  Kenyataan tersebut sepertinya saat ini sudah tidak relevan, sebab banyak berita yang menyatakan bahwa seorang Ibu ataupun orang tua yang rela meninggalkan bayinya ataupun bahkan sengaja menyakiinya.

Kasih seorang ibu yang dikatakan sempurna, nyatanya sudah tidak begitu sempurna lagi sebab dengan alasan – alasan tertentu seorang ibu rela meingglakan bayi yang lahir dari kandungannya.  Kabar baiknya adalah meskipun ibu atau katakanlah orang tuya kita menelantarkan kita, namun tidak demikian dengan Tuhan.  Kasih dari mansuia mungkin saja memudar, namun kasih Tuhan Allah tetap selamanya kepada mereka yang dikasih- Nya!  Jadi janganlah kecewa jika saat ini anda merasa ditinggalkan dengan sengaja oleh orang yang terkasih, sebab Tuhan tetap ada untuk anda! 

Sebanarnya sulit sekali kasih seorang Ibu akan memudar tetrhadap anak – anaknya, Apalagi kasih Tuhan kepada manusia ciptaan- Nya!

 

“Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya

Sehingga ia tidak menyangangi anak dari kandungannya?

Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau”

 Yesaya 49  : 15

God Bless You

(LaBer) Glori BagiMu Tuhan

 


 Glori BagiMu Tuhan 

(OIL Worship)


Intro :
F  G  Am
F  G  Am
F  G  Am
F  G  Am

Bait :
           F
Ku Mau Tinggikan
       G    Am
NamaMu Oh Tuhan
         F
Syukur Kunaikan
            G   Am
Tuk S'mua Kemurahan
       F
S'gala Yang Kumiliki
      G       Am
Dalam Hidupku Ini
    F
Semuanya Terjadi
       G            Am
S'bab Anugerah Yang Kau Bri

Reff :
F
Glori BagiMu Tuhan
G           Am
Glori Glori BagiMu Tuhan
F
Glori BagiMu Tuhan
G      Am
Terpujilah NamaMu

F
Glori BagiMu Tuhan
G           Am
Glori Glori BagiMu Tuhan
F
Glori BagiMu Tuhan
G         Am
Kau Layak Di Tinggikan

 

 

“Dialah yang ditinggikan oleh Allah sendiri

Dengan tangan kanan- Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat

Supaya Israel dapat bertobat dan 

Menerima pemngampunan dosa

Kisah Para Rasul 5 : 31

GOD Bless You

 

Tuesday, December 21, 2021

(ArBer) Cepat mengaku dan bertobat = cepat juga diampuni

 


Cepat mengaku dan bertobat = cepat juga diampuni

 

Kisah Daud yang berbuat dosa, adalah contoh bahwa tidak ada manusia yang bisa imun dari dosa.  Dosa bisa menyerang siapa di mana dan kapan saja.  Daud adalah salah satu orang terpandang bahkan dekat dengan Tuhan yang tercatat dalam Inijl oleh karena melakukan dosa besar.

 

Daud memang tidak menyadari bahwa dosanya diketahui oleh Tuhan Allah sampai Nabi Natan datang serta menegur beliau.  Nabi Natan tidak takut untuk menegur beliau yang seorang raja pada saat itu.  Reaksio Daut Ketika ditegur itulah yang harus kita contoh, yaitu mengakui kesalahan kepada Tuhan serta bertobat.  Setelah menmyadari serta mengakui keberdosaanya, maka tidak butuh lama, Nabi Natanpun mengatakan bahwa Dosanya telah dimaafkan dan diampuni Tuhan.  Jadi intinya tidak butuh lama bagi Tuhan untuk mengampuni serta maafkan manusia yang telah sadar akan dosanya serta bertobat.

 

Apakah ada diantara kita saat ini yang juga merasa berdosa? Lalu apakah yang kan kita lakukan? Terus menyembunyikan dos aitu? Atau dengan berani datang kepada Tuhan dan mengakuinya?  Kesalah ataupun dosa memang membuat kita malu dihadapan Tuhan, namun demikian bukan berarti kita harus menyimpannya sendiri, sebab dosa sekecil apapun jikalau tidak kita akui nanytinya hanya akan menimbulkan dosa yang lebih banyak.  Jadi belajarlah seperti Daud yang Ketika sadar telahh berbuat dosa, maka dengan cepat mengakui dan memohon pengmapunan dari pada- Nya!  Dampak dari dosa tersebut memang tidak akan hilang, namun paling tidak Tuhan sudah menagmpuni jiwa kita!  Jadi beranikanlah diri untuk mengakui dosa serta kesalahan kita di hadapan Tuhan!

 

Semakin cepat anda sadar dan mengaku dosa maka akan semakin cepat cepat juga anugerah pengampunan- Nya kita rasakan!

 

“Lalu berkatalah Daud kepada Natan:

Aku sudah berdosa kepada TUHAN

Dan Natan berkata kepada Daud:

TUHAN sudah menjauhkan dosamu itu

Engkau tidak akan mati”

2 Samuel 12 : 13

 

GOD Bless You