Friday, September 29, 2017

(LaBer)DENGANMU TUHAN

DENGANMU TUHAN


Verse :
D
Tak pernah kuragu
G             Bm
Akan kesetiaanMu
                G
Kau pegang hidupku

D
Sepenuh jiwaku
G                Bm
Kuyakin dan percaya
                  G
Kau tuntun langkahku

      Bm                 
Yesus Kaulah Raja dalam hidupku
      G
Berkuasa berjaya untuk s'lamanya

Chorus :
           D
Hanya Kau Tuhan
         G
Sumber kekuatan
         Bm   D
KuasaMu tercurah
         G      A
Bagiku s'nantiasa

         D
DenganMu Tuhan
         G
Kukan berjalan
       Bm   D        
Dari kemuliaan
         G    A
sampai kemuliaan
      D
S'lamanya

 “Beginilah fiman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel:
Akulah TUHAN, Allahmu,
Yang mengajar engkau tentang apa yang memebri faedah,
Yang menuntun engkau di jalan yang harus kau tempuh”
                                                                    Yesaya 48 : 17

GOD Bless u

Thursday, September 28, 2017

(PuBer)Siap untung dan rela rugi

Siap untung dan rela rugi

Terseyum saja sudah cukup
Tak perlu menirngis ria
Harapan bisa saja tertutup
Tapi penyertaan tetap ada

Sedikit berkurang tidak masalah
Banyak rugipun harus diterima
Untuk apa dikuasai amarah
Rezeki takkan lari kemana

Sudahlah cukup keuntungan selama ini
Menginginkan lebih juga tidak baik
Berpuaslah jikalau untung menghampiri
Rekanlah jikalau rugi datang mendadak

Untung dan rugi sudah diatur
Semua usaha pati bernilai
Bersyukurlah secara teratur
Tuhan Allahmu sungguh tak pernah lalai


Untung dan rugi datangnya dari Tuhan
Percayakanlah hidupmu hanya kepada Tuhan

“Ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi;
Ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang;”
Pengkotbah  3 : 6

GOD Bless u

Wednesday, September 27, 2017

(ArBer)Jangan sampai dikejar oleh malapetaka!


Siapa yang tidak takut apabila dikejar oleh seekor anjing dari kepolisian yang sudah terlatih.  Bukan hanya cepat saja, namun anjing tersebut juga selalu tepat dalam menggigit ataupun melumpuhkan target yang dikejarnya.  Jadi kemanapun anda berlari, anjing tersebut akan selalu mengikutinya sampai dengan anda tertangkap!

Pengamsal mengatakan orang yang berdosa akan dikejar oleh malapetaka.  Jadi ilsutrasinya kurang lebih adalah sama seperti seorang pencuri yang akan dikejar oleh anjing dari kepolisian.  Pada saat anjing etrsebut berhasil menggigitnya, maka hal tersebut adalah sama dengan malapetaka, sebab gigitan anjing biasanya sangat kuat dan tidak akan dilepas sebelum mendapat perintah dari pemiliknyapihak kepolisian).  Jadi berpikirlah dua kali sebelum berbuat dosa, sebab jika “lari” mu tidak cepat, maka malapetaka akan berhasil mengangkapmu!

Sebaliknya orang yang benar juga tidak serta merta bebas begitu saja dari ganjaran.  Kitab amsal mengatakan bahwa ada ganjaran bagi orang – orang benar.  Ganjaran itupun langsung datangnya dari Tuhan yaitu berupa kebahagian.  Jadi kemanapun anda pergi dan berada, jikalau anda benar maka kebahagian akan terus mengikuti anda, hal ini sudah pasti sebab merupakan janji Tuhan.  Jadi apa yang anda pilih sekarang ini? Menjadi pendosa yang selalu dikejar malapetaka, atau menjadi orang benar yang sudah dijanjikan kebahagian?

Sama seperti malapetaka yang akan selalu mengikuti orang berdosa, kebahagian juga melekat dengan mereka yang hidup benar di hadapan Tuhan!

“Orang berdosa akan dikejar malapetaka,
Tetapi Ia membalas orang benar dengan kebahagian”
  Amsal 13 : 21

GOD Bless u

(ArBer)Yusuf tidak dendam

Yusuf tidak dendam

Banyak hal positif yang dapat kita ambil dari kisah Yusuf, yang merupakan anak kesayangan dari Yakub yang berganti nama Israel oleh karena Allah Bapa.  Salah satu hal positif yang bisa diambil dari kisah tersebut adalah tidak menyimpan dendam. 

Sebagai anak yang disanyangi Yusuf memang selalu mendapat perlakuan sepesial dari Yakub, namun demkian sebenarnya Yusuf tidak merencanakan hal tersebut, ataupun sengaja membuat dirinya menjadi anak kesayangan ayahnya.  Sebagai seorang adik, Yusuf juga ternyata sangat menuruti kata – kata saudaranya, sehingga mau menuruti mereka samapi dirinya dijual kepada orang asing.  Satu yang pasti perlakuan buruk apapun yang diterimanya dari keluarganya, dia sama sekali tidak menyimpan dendam.  Bahkan ketika bertemu dengan saudara yang menyakitinya, dia tidak kuasa menahan tangis oleh karena rasa rindu serta kasihnya kepada mereka.

Bayangkanlah jika anda anda yang sedang berada di posisi Yusuf, apakah anda dapat meredam amaran serta dendam anda kepada saudara – saudara sekandung anda?Kepada Isteri Potifar yang menfitnah dan juga juru minum  yang melupakannya setelah mimpinya ditafsirkan, mungkin masih bisa dimaafkan oleh karena tidak ada hubungan sedarah dan juga tidak berada dalam suatu tempat yang sama dalam waktu yang lama.  Akan tetapi saudara sekandung yang seatap selama puluhan tahun dan kemudian menjual anda, apakah anda bisa memafkan mereka?  Dendam sebenarnya tidak akan pernah selesai, jika tidak ada pihak yang rela menerima keadaan tersakiti tersebut dengan kepasrahan serta rasa syukur.  Maukah anda membuang dendam anda? Atau justru akan anda perlihara terus dendam tersebut sampai selama – lamanya?    

Tidak semua kedukaan, kesulitan serta sakit hati berakhir dengan dendam!  Jika anda dekat dengan Tuhan serta mempercayakan hidup anda kepada- Nya, maka dendam dikalahkan oleh hati yang penuh dengan kasih yang memaafkan!

“Yusuf mencium semua saudaranya itu dengan mesra
Dan ia menangis sambil memeluk mereka
Sesudah itu barulah saudara – saudaranya bercakap cakap dengan dia”
  Kejadian 45 : 15

GOD Bless u

Monday, September 25, 2017

(ArBer)Tidak fokus pada saat dinner!

Tidak fokus pada saat dinner!

Setiap pasangan yang sudah meluangkan waktu untuk makan bersama tentunya tidak akan menyia – nyaiakan kesempatan tersebut.  Gambar di atas adalah salah satu realita yang bisa terjadi ketika sepasang kekasih sedang makan malam bersama, ada saja diantara mereka yang sibuk dengan ponsel pintar mereka.  Akhirnya perhatiannya pun akan terpecah dan makan malam romantis tersebut sudah kehilangan maknanya.

Setiap pasangan yang sudah merencanakan suasana romantis sudah sepaptutnya tidak mengarahkan hati serta pikiran mereka kepada yang lainnya.  Hati mereka harus diarahkan dengan tepat kepada pasangan mereka.  Sekali mereka tergoda untuk berpaling kepada apapun juga, maka suasana romantis yang akan diciptakan akan sulit terwujud lagi.  Jadi alangkah pentinganya konsterasi dan fokus dari pikiran serta hati agar seseorang pikiranya tidak “bercabang”

Dalam hal rohani juga benar – benar diperlukan fokus yang kuat.  Tanpa fokus yang kuat seseorang akan mudah sekali diombang ambingkan imannya.  Bahkan yang lebih buruk lagi seseorang bisa meninggalkan Tuhan, jikalau pikirannya sudah terpaut kepada hal lain yang dunia ini tawarkan.  Jadi sekali lagi sebagai orang percaya, sangatlah penting bagi kita untuk terus mengarahkan hati serta jiwa kita untuk sepenuhnya mencari kebenaran Tuhan.  Jangan lengah sedikitpun ataupun terhadap hal – hal lain disekitar kita, terutama godaan kedagingan ataupun godaan dunawi lainnya!

Di saat kita ingin bersama dengan Tuhan, maka pandangan, pikiran, serta hati kita harus teryuju kepada -Nya, dan bukan yang lainnya!

“Maka sekarang, arahkanlah hati dan jiwamu
Untuk mencari TUHAN, Allahmu.
....................................................................”
  1 Tawarikh 22 : 19

GOD Bless u

Sunday, September 24, 2017

(ArBer)Yang penting ada pekerjaan

Yang penting ada pekerjaan

Melihat gambar di atas, beberapa orang berpendapat bahwa orang tersebut pada gambar di atas sangat kreatif karena manfaatkan apa yang dipunyainya untuk merarih keuntungan.  Ada juga beberapa yang “nyinyir” bahwa sudah punya mobil, untuk apa masih mau menjual pete?

Terlepas dari apapun maksud serta tujuan dari orang pada gambar di atas, yang jelas setiap dari kita wajib mengusahakan apa saja dengan semaksimal mungkin demi kehidupan yang lebih baik.  Pekerjaan apapun yang ada di depan mata kita, wajib dikerjakan dengan semaksimal mungkin.  Terlepas dari sesulit ataupun tidak, yang jelas selagi bisa dikerjakan kita harus mengerjakannya dengan semaksimal mungkin.  Semakin kita memilih – milih perkerjaan maka akan semakin tertunda pula keuntungan yang akan kita raih, bukan begitu?

Kondisi ekonomi yang tak kunjung membaik seperti saat ini, banyak melahirkan pengangguran.  Pekerjaan menjadi sesuatu yang sulit didapatkan.  Jadi bagi kita yang sudah mendapatkan suatu pekerjaan ataupun memiliki metode tertentu untuk membuka ruang usaha, sebaiknya kita mensyukurinya serta benar – benar mengerjakannya dengan sepenuh hati.  Ingatlah bahwa firman Tuhan juga mengajarkan bahwa apapun yang kita kerjakan, wajib kita kerjakan dengan sungguh – sungguh seperti melakukannya untuk Tuhan dan bukan untuk mansuia.  Jadi giatlah dalam bekerja, dan janganlah gengsi dalam mengerjakan apa yang ada didepan mata kita dan mampu kita kerjakan!

Apapun yang bisa engkau kerjakan, kerjakanlah itu! Yang jelas itu perkejaan halal, serta engkau mengerjaknnya dengan sungguh – sungguh.

“Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu
Seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”
  Kolose 3 : 23

GOD Bless u

Friday, September 22, 2017

(LaBer)PERCAYA

PERCAYA



Intro :   Am – Em – Dm – G

Verse I

     C                 G/B
Percaya disaat ku tak mengerti

     Am                Em
Percaya disaat ku tak melihat

     F          Em      Dm    G
Percaya… kupercaya kasihMu sertaku

Verse 2

     C                   G/B
Percaya berkatMu ada bagiku

     Am                 Em
Percaya tanganMu tak lepaskanku

     F          Em      Dm        G
Percaya… kupercaya kasihMu besertaku


Chorus:

     C        Em         Am           Em
Percaya, kupercaya firmanMu yang terjadi

   F           Em     Am
Lampaui s’gala pikiranku

     Dm    G
Percaya  padaMu

     C        Em         Am         Em
Percaya, kupercaya firmanMu ya dan amin

   F            Em    Am
Lampaui s’gala masalahku

   Dm   G    C
Percaya…   padaMu

(sumber : www.suananafiri.com)

 “Yesus menjawab mereka :
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang
Kamu bukan saja dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu
Tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini:
Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Hal itu akan terjadi”
 Matius 21 : 21

GOD Bless u

Thursday, September 21, 2017

(ArBer)Emas yang berkilauan

Emas yang berkilauan

Jika anda mempunyai benda mati seperti gambar di atas, kira – kira apa yang tidak bisa anda dapatkan?  Semakin banyak emas anda, maka akan semakin mudah juga anda mewujudkan segala keinginan hati.  Emas yang berkilauan akan mebuat hidup anda di dunia ini juga tentunya “berkilau”, serta menjadi pusat perhatian orang lain.

Sayangnya harta benda seberharga apapun tidak dapat menyelamatkan kita dari kemurkaan Tuhan Allah.  Hari kemarahan – Nya akan menyapu bersih apapun yang berada di dalam dunia ini.  Tidak ada lagi yang dapat menyelamatkan umat manusia, baik yang miskin ataupun yang berharta berlimpah, semuanya akan lenyap dalam sekejap.  Jadi jikalau saat ini anda mempunyai batangan emas yang berkilauan, maka jangan senang dulu, sebab benda tersebut tidak mampu menyelamatkan jiwa dan raga anda.

Memiliki harta berlimpah bukanlah sesuatu yang dilarang oleh firman Tuhan, namun sikap serta mental kita pada saat memiliki harta tersebutlah yang menjadi permasalahannya.  Apakah kita memanfaatkan benda – benda mati tersebut untuk kepentingan Tuhan dan juga sesama? Ataukah kita hanya fokus terhadap kepentingan sendiri.  Satu hal yang lebih ironis lagi adalah apakah, kita menjadi juga “hamba” dari benda mati tersebut? Sedangkan kita semua adalah milik kepunyaan Tuhan!  Jadi ingatlah selalu bahwa hanya Yesuslah Sang sumber keselamatan jiwa kita! Sebab kita tidak akan memperolehnya dari apapun yang ada di dalam dunia ini, termasuk emas yang berkilauan!

Apabila dikumpulkan, segala harta dunia inipun tidak akan cukup untuk membeli keselamatan jiwa anda!

“Mereka tidak dapat diselamatkan oleh perak atau emas mereka
Pada hari kegemasan TUHAN, dan seluruh bumi
Akan dimakan habis apai cemburu – Nya; sebab kebinasaan,
Malah kebinasaan dashyat diadakan- Nya terhadap segenap penduduk bumi”
  Zefanya 1 : 18
GOD Bless u


Wednesday, September 20, 2017

(LaBer)Bagaimana dengan mereka



Bagaimana dengan mereka
One Way
Key: C

C           F      G            C
Oh betapa indahnya hidup kita jalani

  F            Dm    G         C
Tiada waktu terlewat tanpa bahagia

C            F       G           C
Mari lihat keluar terkadang kita lupa

F             G
Kita tak sendiri

     F         C     F            EmAm
Menikmati indahnya hidup yang diberikan

 Dm       G     C
Oleh Sang Pencipta

Reff:
          F                       Em           Am
Bagaimana dengan mereka yang menjerit kar'na lapar

          Dm         G        Am             G
Dan hidup dari belas kasihan orang s'perti kita

          F                        Em       Am
Bagaimana dengan mereka yang tak punya apa-apa

         Dm          C/E
Apa yang tlah kita buat

         F    G    Am
Kar'na kita diciptakan

         Dm         G          C
Untuk berbagi hidup dengan mereka

www.suaranafiri.com
“Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, Yaitu:
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”
 Galatia 5 : 14

GOD Bless u

Tuesday, September 19, 2017

(ArBer)Orang picik dan orang bodoh

Orang picik dan orang bodoh

Kira – kira yang manakah orang paling bodoh diantara semua orang di atas pohon tersebut?  (gambar di atas), Jawabannya adalah orang nomor 4, lalu manakah yang terpintar diantara orang - orang bodoh tersebut?

Terkadang banyak diantara kita yang kerap menjadi picik oleh kebodohan orang – orang disekitar kita.  Bahasa kasarnya adalah kita kerap memanfaatkan kebodohan – kebodohan orang disekitar kita untuk kepebtingan diri sendiri.  Kebodohan orang – orang disekitar kita bukanlah untuk kita manfaatkan, bahkan bisa jadi itu merupakan tugas kita untuk melepaskan mereka dari kebodohan mereka.  Namun kita semua terkadang lebih suka menikmati kebodohan orang disekitar kita, dan bahkan memanfaatkannya menjadi keuntungan diri sendiri.

Tuhan tentunya tidak suka dengan sikap cuek kita terhadap orang – orang disekitar kita.  Orang percaya harus memberikan dampak bagi lingkungan disekitarnya, sebab kita dikatakan sebagai garam dan juga terang dunia!  Kita wajib melakukan kehendak Tuhan yaitu memperlakukan sesama kita seperti kita memperlakukan diri kita sendiri!  Jadi jikalau banyak orang – orang “bodoh” disekitar kita, maka kita wajib menyadarkan mereka agar terlepas dari kebodohan, atau paling tidak kita tidak memanfaatkan kebodohan mereka!

Orang – orang bodoh wajib disadarkan, begitu juga orang – orang picik yang memanfaatkan orang bodoh!

“Sebab inilah kehendak Allah,
Yaitu supaya dengan berbuat baik kamu harus membungkam 
Kepicikan orang – orang bodoh”
  1 Petrus 2 : 15

GOD Bless u

Monday, September 18, 2017

(PuBer)Hanya boleh lurus!

Hanya boleh lurus!

Sebalah kanan ada kepuasan
Kepauasan untuk hasrat terpendam
Terpendam di dalam lubuk hatimu
Hatimu yang kelam dan penuh kejahatan
Kejahatan dunia yang merusak
Merusak batin serta jiwa yang kudus

Sebalah kirimu ada kenikmatan
Kenimpatan akan sanjungan dan pujian
Pujian yang hanya sementara
Sementara jiwa sudah dalam ancaman
Ancaman maut kekal sudah menunggu
Menunggu setiap orang yang tidak berjalan lurus


Melakukan kehendak Tuhan berati berjalan lurus kedepan
Berjalan lurus ke- depan berarti tidak menyimpang ke kanan ataupun ke kiri!

“Kuatkanlah benar – benar hatimu dalam memelihara
Dan melakukan segala yang tertulis dalam kitab hukum Musa,
Supaya kamu jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri”
Yosua  23 : 6

GOD Bless u

(LaBer)NamaMu Tuhan

NamaMu Tuhan
True Worshipper
Key: C

Intro :
C C2 Csus4 C C2 Csus4
Repeat x5
Verse 1:

C             C2
Kami      Berkumpul Dan Bersatu

Csus4
Kami      Sorakkan Kes’lamatan

Am         F
Dan Na ikkan Panji          Tuhan

C             C2
Dia         Berikan Ke          menangan

Csus4
Bagi       Orang Yang Diurapi-Nya
Am         F
Dia Men               jawab Dari Sur   ga-Nya

C             C2          Csus4
Dialah Tu             han                
      
Verse 2:
C             C2
Dunia    Bermegah A       tas Harta

Csus4
Dan Me nyanjungkan Takhta M’reka

Am         F
Namun Kita Bermegahkan           Tuhan

C             C2
Tiada     Satu Pun Di         Dunia

Csus4
Yang      ‘kan Kekal ‘tuk Selamanya

Am         F
Hanya   Tuhan Sumber Pengharapan

Pre-Chorus:
G
Musuh Kita Rebah Menyerah

Dm
Namun Kita Bangkit Dan Tegak

G
S’bab Dia  Berikan Kemenangan

Dm         F
Serent   ak ‘kan Kami  Bersorak
Chorus:
C             C2          Csus4    Am
Na          ma-Mu Tuhan, Nama-Mu Tuhan

C/G        F
Yang B’rikan Ke  menangan


(www.suaranafiri.com)
"Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan- Nya
Dan bermazmur bagi nama TUHAN Yang Mahatinggi"
 Mazmur 7 : 17


GOD bless u

Sunday, September 17, 2017

(ArBer)Memburu harta karun

Memburu harta karun

Pada jaman moderen seperti ini, masih ada saja orang – orang yang percaya bahwa terdapat suatu harta karun di sebuah tempat tertentu.  Akhirnya mereka banyak menghabiskan waktu serta penelitian untuk mengungkapkan fakta tersebut ke hadapan publik.  Salah satu harta yang paling diburu di negeri ini adalah harta peninggalan Bapak Ploklamator kita, Ir. Soekarno.

Terlepas dari ada ataupun tidaknya peninggalan harta karun tersebut, sebagai orang percaya kita juga wajib unutk “memburu” harta karun besar yang tersimpan di dalam Yesus Kristus.  Harta karun tersebut tentu bukanlah berupa benda benda berkilauan yang mahal harganya, ataupun batu – batu gemerlapan yang mampu membuat kita kaya seketika, namun harta tersebut berupa pengetahuan serta hikmat akan suatu kebenaran hakiki.

Rasul Paulus mengatakan hal tersebut kepada jemaat Kolose.  Bahwa di dalam Yesusu Kristus tersimpan segala harta berupa hikmat dan juga pengetahuan.  Hikmat yang bukan saja membuat kita hidup benar di dalam dunia ini, namun juga hikmat untuk dapat hidup dengan – Nya setelaj kematian di dalam dunia ini.  Pengetahuan yang bukan saja untuk membuat kita dapat menaklukan duyn ia ini, namun juga pengetahuan yang melayakkan kita datang di hadapan – Nya.  Jadi harta tersebut yang dimaksud Rasul Paulus tentyu lebih berharga dari harta karun apapun di dalam dunia ini.  Lalu sudahkan kita mencari harta terpendam tersebut?

Harta paling berharga bagi jiwa kita adalah mengenal Yesus Kristus Sang Juruselamat dunia.

“Sebab di dalam Dialah
Tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan”
  Kolose 2 : 3

GOD Bless u

Thursday, September 14, 2017

(PuBer)Kembali ke hari yang lalu!

Kembali ke hari yang lalu!

Dahulu ada dekapan kasih
Dahulu ada senyum kehangatan
Dahulu ada pandangan mesra
Dahulu ada sukacita sejati
Dahulu ada perlindungan nyata
Dahulu ada hari bahagia

Sekarang dosa telah bertumpuk
Sekarang hanya hukuman yang menanti
Sekarang tak mungkin lagi meloloskan diri
Sekarang amarah akan terucah
Sekarang kehangatan sudah pudar
Sekarang tidak mungkinkah kami kembali?


Memohonlah agar kita bisa kembali kepada Tuhan
Memohonlah agar hari – hari penuh kasih Tuhan tersebut, kembali lagi!

“Bawalah kami kembali kepada Mu, ya TUHAN
Maka kami akan kembali, baharuilah hari - hari kami
Seperti dahulu kala”
Ratapan  5 : 21

GOD Bless u

Wednesday, September 13, 2017

(ArBer)Teruslah memberi!


Teruslah memberi!

Kapan terakhir kita memberikan sesuatu kepada orang lain dengan sukacita? Atau dengan hati yang tulus?  Rasanya kebiasaan tersebut bisa kita hitung dengan jari.  Sebaliknya jika kita memberikan sesuatu karena terpaksa ataupun karena embel – embel demi seuatu hal, maka bisa jadi jumlahnya sudah tak terhitung banyaknya.

Memberi adalah pekerjaan mudah, namun sulit sekali untuk membuktikan bahwa pemberiannya tersebut adalah pemberian yang tulus.  Orang yang berkelimpahan kerap juga memberikan hartanya,namun terkadang maksudnya agar bisa di”cap” sebagai seorang yang dermawan.  Seseorang bisa saja rela memberikan waktu, tenaga dan pikrian kepada banyak orang, namun hanya demi kedudukan tertentu.  Bahkan yang lebih parah lagi adalah orang – orang percaya yang memberikan persembahan perpuluhan, hanya karena “paksaan” dari Gembala ataupun majelis demi pembangunan terlaksananya Gereja.

Yesus adalah bukti nyata akan suatu pemberian yang tulus serta murni.  Yesus memberikan nyawa- Nya tanpa mengharapkan apapun dari kita semua, yg tentunya memang tidak bisa dibalas oleh manusia.  Yesus memberikan bahkan dengan seutuhnya(segala penderitaan- Nya ditanggung sendiri termasuk penyiksaan serta penyaliban – Nya).  Lalu adakah kita yang mau belajar melakukan hal demimkian? Yaitu memberi kepada sesama tanpa pamrih, serta memberi dengan tuntas ataupun tidak setengah – setengah?  Atau setidaknya kita dapat memberi dengan kerelaan hati dan tanpa maksud tersembunyi?

Tuhan senang kepada orang yang suka memberi, terutama kepada mereka yang memberi dengan hati tulus serta sukacita!

“Hendaklah masing – masing memberikan menurut kerelaan hatinya,
Jangan dengan sedih hati atau karena paksaan,
Sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita”
 2 Korintus 9 : 7

GOD Bless u

Tuesday, September 12, 2017

(ArBer)Jangan melupakan Tuhan!

Jangan melupakan Tuhan!

Quetes di atas ada benarnya juga.  Semakin semuanya mudah di raih, maka akan semakin jarang juga kita untuk bersyukur ataupun untuk berdoa.  Semakin orang memiliki semuanya, maka sudah pasti semakin kita bangga akan diri kita sendiri, dan akhirnya kita lupa berterima kasih kepada orang – orang sekitar kita atau bahkan Tuhan yang menyediakan berkatnya bagi kita.

Bangsa Israel adalah salah satu contoh nyata dimana manusia mudah sekali melupakan Tuhan ketika apa yang diharapkan sudah mereka dapatkan semua.  Bagaimana tidak, Israel mendapatkan negeri yang damai, indah dan juga kaya sumber daya alam.  Bahkan musuh – musuh Israel juga dijauhkan dari pada Israel.  Siapa yang menantang Israel maka akan dimusnahkan Tuhan sehingga ada keamanan bagi Israel.  Meskipun demikian, Israel malahan lupa kepada Tuhan dan bahkan membelakangi Nya dengan menyembah berhala buatan mereka.

Keadaan akan beurbah ketika kita mengalami kesulitan hidup.  Bisa jadi kita akan mudah untuk berdoa dan juga memomohon.  Harapan yang belum tercapai akan memecut hati serta iman seseorang semakin kuat kepada Yesus yang adalah sumber pengharapan kita.  Tuhan Allah sudah tahu akan sifat manusia yang satu ini, oleh karenanya Tuhan selalu memperingatkan kepada umat Nya secara turun menurun.  Lalu apakah saat ini segala harapan kita sudah tercapai? Apakah kita masih mengingat Dia?  Apakah kita masih kerap meomohon dan berdoa kepada- Nya?

Tercapainya harapanmu ataupun belum, engkau sama sekali tidak boleh melupakan Tuhan sang sumber pengharapan utama dalam hidup ini!

“Tetapi waspadalah dan berhati – hatilah, supaya jangan engkau
Melupakan hal – hal yang dilihat oleh matamu sendiri itu,
Dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu
Beritahukanlah kepada anak – anakmu dan kepada
Cucu cicitmu semunya itu”
 Ulangan 4 : 9

GOD Bless u

Monday, September 11, 2017

(ArBer)Si "anak emas"

Si "anak emas"

Kaisar Puyi adalah kaisar terakhir di negeri Tiongkok.  Dia menjadi kaisar sejak masa kecil.  Jadi sudah bisa dipastikan sang kaisar tersebut tentunya mendapat perlakuan baik.  Tidak seperti anak – anak lainnya, yang bisa saja dimarahi orang tuanya, kaisar Puyi sudah pasti aman dari amarah orang tua.  Dan julukan “anak emas” tentu pantas disandang oleh sang kaisar terakhir tersebut.

Anak Emas ataupun bukan, semua anak tentu saja tidak mau mendapat omelan ataupun sentilan dari orang tuanya.  Akan tetapi biasanya hal tersebut diperlukan agar sang anak bisa mengerti mengenai suatu keadan yang benar ataupun salah serta yang boleh ataupun tidak boleh dilakukan.  Orang tua yang baik tentu mendidik dengan benar anak – anak mereka, meskipun terkadang harus merasakan sakit hati juga ketika harus memberikan hukuman tertentu.

Tuhan juga memberlakukan semua manusia ciptaan- Nya sama seperti orang tau memberlakukan anak  anak mereka!  Tuhan tentu tidak akan segan – segan untuk menghardik, bahkan menghajar manusia.  Hal tersebut buikan berarti Dia membenci kita semua, namun sebaliknya Tuhan amat mengasihi kita semua sehingga menginginkan kita untuk dapat hidup sesuai dengan kehendak Nya.  Tentu bukan hanya untuk menyenangkan diri- Nya sendiri semata, namun juga demi kita agar terhindar dari hukuman maut yang kekal.  Jadi jelaslah bahwa manusia yang tidak dihajar Tuhan, sebenarnya tidak diberlakukan seperti anak- Nya! Jadi berbahagialah jika Tuhan Allah masih mengajar dan menghajar kita!

Pilih mana, menjadi anak emas di dalam dunia ini, namun tidak menjadi anak Tuhan? Atau sebaliknya?

“Jika kamu harus menanggung ajaran;
 Allah memperlakukan kamu seperti anak
Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?”
 Ibrani 12 : 7

GOD Bless u

Sunday, September 10, 2017

(LaBer)HatiMu Ada Bagiku

HatiMu Ada Bagiku
Jefri Rambing
Tempo 70
Key:
E

Verse:
  E                    G#m
Lebih dari yang telah kupinta

  C#m                       G#m
Lebih dari yang t’lah kupikirkan

  F#m                 Am
Semuanya Engkau sediakan

           E  F#m
dalam hidupku

  E                     EM7
Tidak dapat aku mengukurnya

C#m
Atau dapat aku menghitungnya
  F#m                    B
Kebesaran kasih-Mu ya Tuhan
          A      B
yang Kauberikan

Chorus:
E                 B/Eb    
Ku bersyukur pada-Mu

       C#m               B
Kau Tuhan yang mengasihiku

    A               G#m
Kaulah jaminan hidupku

         F#m    B
hati-Mu ada bagiku

E                B/Eb
Ku bersyukur pada-Mu

      C#m               E/B
Kau Tuhan yang mengasihiku

    A          G#m C#m   F#m
Kau jadikan hidup ini lebih indah

     B           E
dan lebih berharga



"Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita,
Sehingga kita disebut anak – anak Allah,
Dan memang kita adalah anak – anak Allah.  Karena itu dunia
Tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal kita"
 1 Yohanes 3 : 1


GOD bless u