Tuesday, August 31, 2021

(PuBer) Kasih setia - NYA


 Kasih  setia - NYA

Apakah tida terasa hangat mentari pagi
Apakah tidak terlihat sinar ke-emasan sang surya
Apakah tak terhirup udara yang masuk ke tubuh
Apakah itu namanya bukan kasih Tuhan

Kasih - NYA berlaku bagi semua yang percaya
Kasih - NYA untuk mereka yang menurti- NYA
Kasih - NYA tidak terbatas dan luar biasa
Kasih - NYA sudah ditunjukkan di banyak generasi

Enkau yang berpegang pada perintah - NYA
Engkau yang setia kepada janji - NYA
Engkau yang senantiasa mengasihi - NYA
Engkau juga pati akan merasakan kasih - NYA

Kasih setia TUHAN sudah ada dan berlaku untuk selamanya
Kasih setia TUHAN nyata dan masih berlaku bagi umat - NYA

"Tetapi Aku menunjukkan kasih setia
Kepada beribu - ribu orang
Yaitu mereka yang mengasihi Aku
Dan yang Berpegang kepada perintah - perintah - Ku"
Keluaran 20 : 6

GOD Bless u

Sunday, August 29, 2021

(LaBer) Yesus Pokok

 


Yesus Pokok



Dm            Bb
O…Ow… Ooow…O..Oow…


Dm            Bb
O…Ow… Ooow…O..Oow…

F  C/E  Dm
Yesus Pokok


    F    C/E    Dm
Dan Kita Carang-Nya

Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya, Ooo


Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya, Ooo


Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya


               F
Pasti Kau Berbuah

Bb      C
  Yesus Cintaku


          Dm
  Kucinta Kau


Bb    C              F
  Dia Cinta Kita Semua

Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya, Ooo


Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya, Ooo


Bb                  C
Tinggallah Di Dalam-Nya


               F
Pasti Kau Berbuah

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia,
 Ia berbuah banyak, sebab di luar Aku
Kamu tidak dapat berbuat apa-apa. "
Yohanes 15:5


Thursday, August 26, 2021

(ArBer)Hanya halusinasi semata

 


Hanya halusinasi semata

 

Ketika perasaan sedang getir, kuatir dan takut maka apa saja yang dilihat mata bisa diartikan berbeda oleh pikiran.  Mereka yang ketakutan melihat hantu, mudah sekali merasakan melihat hanyu, meskipun sebenarnya belum tentu itu hantu, namun oleh karena ketakutan yang berlebihan maka otak membentuk pertahanan diri sehingga apapun yang ditangkap mata akan dianggap hantu, padahal itu hanyalah halusinasi pikiran saja.

Pola pikir kita terkadang membuat jebakan bagi diri kita sendiri.  Ketakutan dan rasa pesimis membuat seseorang selalu mempunyai sudut pandang yang negatif.  Segala hal yang belum tertentu terjadi dianggap sebagai sesuatu yang mengerikan bila terjadi, padahal belum tentu terjadi.  Apakah kita juga saat ini sedang mengalami halusinasi oleh karena ketakutan serta kekuatiran berlebihan.

Semua orang tentulah pernah takut sampai kehilangan akal sehatnya, bahkan murid – murid Yesus yang kala itu bersaman- Nya juga merasakan demikan.  Jadi janganlah heran apabila kita kerap ketakutan sampai berhalusinasi pada pikiran kita!  Bagi kita orang percaya, tentunya kita tidak boleh terlalu lama terjebak dalam halusinasi negatif kita, sebab kita haurs memikirkan sebaliknya yaitu suatu pengharapan yang meningkatkan optimisme.  Sebab pengharapan kita bukanlah pengahpan kosong melainkan pengahrapan penuh kemenangan di dalam nama Yesus Kristus!

Halusinasi muncul oleh karena ketkautan kita, ketakutan kita muncul oleh karena kekurang percayaan kita!  Jadi percayalah selalu kepada Tuhan!

 

“Setelah mendayung kira-kira dua tiga mil jauhnya

Mereka melihat Yesus berjalan di atas air mendekati perahu itu

Maka ketkutanlah mereka tetapi Ia berkata

kepada mereka : Aku ini jangan takut”

 Yohanes 6 : 19  

God Bless You

Wednesday, August 25, 2021

(LaBer)Satu Hari Lagi

 


Satu Hari Lagi

(Edward Chen)

 

 

Bait :

  Bb        F/A    D#   F   Bb

Satu Hari Lagi Kau Beri Padaku

 

  Bb        F/A  D#         F

Satu Hari Lagi Kurasa Cinta-Mu

 

  D#        F/D#   D          Gm  F   D#

Satu Hari Lagi Kau Nyatakan Kebaikan-Mu

 

    Cm         Bb/D     D#   F      Bb

Sungguh Betapa Indahnya Arti Hidup Ini

 

Reff :

   F/A  Gm          C           F

Cinta - Mu Lebih Nikmat Dari Anggur

 

Bb    D#     F          Bb

Kurasakan Di Relung Hatiku

 

    F/A   Gm         C          F

Cinta  -  Mu Lebih Manis Dari Madu

 

Bb        D#      F

Tak Terselami Pikiranku

 

    Cm            F     Bb

T’rima Kasih Buat Cinta-Mu

 

 

 

 “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN,

Tak habis –habisnya rahmat Nya

Selalu baru tiap pagi; Besar kesetiaan - Mu”

 Ratapan 3 : 22 - 23

GOD BLESS YOU

(ArBer)Jangan tergoda untuk bunuh diri!

 


Jangan tergoda untuk bunuh diri!

 

Semakin hari semakin banyak saja mereka yang kehilangan asa sampai rela mengorbankan nyawanya.  Jumlah kematian akibat bunuh diri memang banyak terjadi di benua Asia, namun tidak menutup kemungkinan banyak negara lain yang juga bernasib sama, yaitu banyaknya kasus bunuh diri warga negaranya akibat tidak tahan akan tantangan kehidupan yang serba kompleks.

Jangan salah menganggap kematian akibat bunuh diri banyak terjadi pada artis, sebab kenyataanya semua orang bisa saja masuk dalam jebakan Iblis untuk segera mengakhiri nyawanya sendiri.  Godaan untuk bunuh diri memang godaan terbesar yang sulit ditolak ketika manusia berada dalam kelemahan fisik maupun mental.

Iblis memang tidak pandang bulu dalam memberikan masukan mematikan seperti mengakhiri nyawa sendiri, bahkan Yesus sekalipun digoda Iblis untuk melakukan hal tersebut.  Yesus sadar meskipun sebenarnya Dia tidak akan mati jikalau bukan kehendak dari Bapa-Nya, Yesus tetap memilih untuk tidak mengikuti pilihan Iblis.  Lalu apakah kita juga bisa menolak “godaan” tersebut? Jikalau dalam hidup ini kita sudah lelah menghadapi beratnya cobaan hidup? Jawabannya adalah kita pasti bisa, sebab Yesus yang pernah lolos dari “godaan” tersebut juga akan memampukan kita untuk menolak pilihan untuk bunuh diri! Apapun yang terjadi.

Jangan melangkahi kehendak Allah empunya nyawa manusia, dan jangan sampai kita menjadi tuhan atas diri sendiri! sebab nyawa kita ini adalah kepunyaan Sang Pencipta kita!

 

“...........................

Jika Engkau anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu

Dari sini ke bawah, sebab ada tertulis

Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan

Malaikat – malaikat-Nya untuk melindungi Engkau”

 Roma 8 : 12  

God Bless You

Tuesday, August 24, 2021

(ArBer)Orang yang ngutang

 


Orang yang ngutang

 

Gambar di atas ada benarnya juga.  Mereka yang berhutang memang selalu sulit untuk ditagih dalam melunasi hutangnya.  Ada saja alasannya untuk bisa berkelit dalam melakukan kewajibannya untuk membayar hutang, apakah anda juga pernah mengalami hal tersebut?

Berbicara mengenai hutang, sebenarnya orang percaya juga berhutang, namun demikian hutang tersebut bukanlah hutang dalam hal kedagingan duniawi.  Kita telah ditebus oleh darah Yesus yang mhal harganya sehingga kita tidak lagi menerima hukuman maut atas dosa kita.  Hal tersebut bukan berarti kita tidak dapat berdosa lagi, sebab setiap orang mempunyai potensi yang sama untuk berbuat dosa lagi.

Kedagingan yang kita hidupi akhirnya membuat kita menjadi “terhutang” terus enerus di dalam dunia ini.  Oleh karena itui kita harsu sadar bahwa kita terhutang bukan karena hal duniawi melainkan dalam Roh Allah yang menghidupkan kita.  Semakin kita merasa terhutang dalam Roh maka apa saja yang kita lakukan adalah hal yang berkenan untuk menembus hutang kita di dalam Roh.  Jadi hiduplah dalam Roh dan kebenaran Tuhan, sebab kita adalah orang – orang yang berhutang kepada- Nya!

Kerjakanlah segala hal menurut Roh kebenaran yang dari Tuhan, dan bukan menurut kedagingan manusiawi, sebab kita tidak berhutang dalam hal kedagingan!

 

“Jadi saudara – saudara,

Kita adalah orang berhutang

Tetapi bukan kepada daging

Supaya hidup menurut daging”

 Roma 8 : 12  

God Bless You

Monday, August 23, 2021

(LaBer)Kau Terlebih Besar

 


Kau Terlebih Besar

 (WTC Worship)

 

Bait :

E               B/D#

KebesaranMu Dan KeagunganMu

      A

Bukti Nyata

    B          E

Kau Allah Yang Kuasa

  F#m    B

KeajaibanMu

  G#m          C#m

Mujizat Yang Besar

      D                 B

Telah Kau Tunjukkan Bagiku

 

Reff 1 :

    E          B/D#

Kau Terlebih Besar

    C#m        G#m/B

Kau Terlebih Besar

A             E/G#

Dari Semua Persoalanku

    F#m          B

Kau Allah Yang Besar

 

    E          B/D#

Kau Terlebih Besar

    C#m        G#m/B

Kau Terlebih Besar

A             E/G#   C#m

Dari Semua Pergumulanku

    F#m   B      E

Kau Allah Yang Besar

 

Reff 2 :

    E          B/D#

Kau Terlebih Besar

    C#m        B

Kau Terlebih Besar

A             G#m   C#m

Dari Semua Persoalanku

    F#m          B

Kau Allah Yang Besar

 

    E          B/D#

Kau Terlebih Besar

    C#m        B

Kau Terlebih Besar

A             G#m    C#m

Dari Semua Pergumulanku

    F#m   B      E

Kau Allah Yang Besar

 

 

 “YA TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan

Kehormatan dan kemasyuran dan keagungan,

Ya, segala – galanya yang ada di langit dan di bumi

.............................................................”

 1 Tawarikh 29 : 11

GOD BLESS YOU

(ArBer)Melepaskan diri dari derita dendam

 


Melepaskan diri dari derita dendam

 

Pembalasan yang terbalasakan memang cukup membahagiakan, beitulah kira-kira gambaran dunia ini mengenai pembalasan.  Sebaliknya di dalam firman Tuhan, justru pembalsan yang sebenarnya adalah tidak melakukan balas dendam.  Kira – kira pembalasan seperti manakah yang kita inginkan?

Setiap hati yang tersakiti biasanya akan pulih jikalau sudah bisa menyakiti kembali mereka yang sudah menyakiti.  Hal ini adalah kebiasan duniawi yang selalu diajarkan secara langsung maupun melalui berbagai tontonan di media elektronok maupun media massa.  Pembalasan seperti itu tentulah bertentangan dengan kevenaran firman Tuhan, sebab pembalasan dendam oleh manusia tidak pernah berkenan di hati Tuhan Allah.

Yesus sendiri secara kuasa sangat mampu untuk bisa membalaskan dendam-Nya kepada orang – orang Farisi maupun tentara Romawi, namun demikian Yesus memilih bals dendam dengan kasih yaitu mendoakan mereka serta menyarahkan pembalasan ke dalam tangan Bapa- Nya!  Pembalasan bukanlah hak manusia, namun pembalasan adalah hak dari pada Tuhan Allah.  Jikalau saat ini hati kita tersakita dan kita terus memikirkan cara untuk membalas dendam, maka percayalah kita sebenarnya sedang menyiksa diri sendiri, oleh karena itu lepaskanlah siksaan tersebut dengan melakukan pembalsan dendam dengan kasih yaitu mendoakannya!

Semakin anda ingin membalas dendam, maka semakin anda akan menderita, semakin anda melepaskan rasa dendam, semakin anda menuju kebahagian sejati!

 

“Sebab kita mengenal Dia yang berkata:

Pembalasan adalah hak-Ku

Akulah yang akan menuntut pembalasan

Dan lagi : Tuhan akan menghukum umat - Nya”

 Ibrani 10 : 30  

God Bless You

Sunday, August 22, 2021

(ArBer)Iman yang melampaui penglihatan

 


Iman yang melampaui penglihatan

 

Ketika apa yang dilihat mata sudah tak memungkinkan, bagaimanakah kita menyikapi hal tersebut?  Sebagaian dari kita tentu akan mencari cara atau mencari jalan lain, alih – alih meminta pertolongan ataupun mengadukan ketakutan ataupun keputuas asaan kita, bukan begitu?

Tidak semua hal didunia ini menyajikan sesuatu yang memuaskan mata batin kita.  Ada kalanya mata ini harus melihat kemnyataan pahit yang nyata.  Anehnya semakin kita meperhatikan apa yang tampak maka akan semakin pula hati kita ditarik untuk mempercayai apa yang tampak serta bisa ditangkap pengliohatn kita.  Jikalau sudah demikian maka iman hanyalah menjadi sebuah kata tanpa makna dalam kehidupan ini.

Bukan hanya kita saja yang mengalami berbagai penderitaan di dalamd unia ini, para pendahulu kita yang juga pahlawan imanun banyak mengalami jlan buntu dalam pelayanan ataupun kehidupan mereka.  Perbedaanya mereka tahu kepada siapa mereka berharap.  Mereka tidak mengandalkan apa yang ditangpak mata batinya saja, namun mereka justru menaruh kepercayaan tertinggi kepada apa yang belum bisa mata mereka saksikan saat itu!  Itulah fakta yang nyata di dalam Kekristenan yaitu percaya kepada kuasa yang besar  yang justru tidak terlihat oleh mata ini.

Kenyataan akan penderitaan dan kesulitan hidup adalah sementara, namun iman yang terus menerus dipegang akan berujung pada kebahagian abadi

 

“Sebab kami tidak memperhatikan apa yang kelihatan

Melainkan yang tak kelihatan

Karena yang kelihatan adalah sementara

Sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal”

 2 Korintus 4 : 18  

God Bless You

Friday, August 20, 2021

(LaBer)Ajarku Percaya

 




Ajarku Percaya 

(OIL Worship)

 

Verse :

E           E/G#

  Ya Allah   Kau Tahu

A        B/A        G#m

  Betapa Seringnya Aku

      C#m        F#m

  Ijinkan Rasa Takut

           B

  Belenggu Hatiku

 

E           E/G#

  Ya Allah   Kau Tahu

A        B/A       G#m

  Begitu Mudahnya Aku

      C#m

  Lupakan

           F#m      B

  PertolonganMu Bagiku

 

Pre Chorus :

G#m

  Berulang Kali

        C#m

  T'lah Kau Buktikan

         F#m

  Melepaskanku Dari

  E/G#   A    B

  Kesu - karanku

 

Chorus :

    E       C#m

Ajarku Percaya

      F#m      B

Kebesaran KuasaMu

         E       C#m

Yang Sanggup Lakukan

       F#m       B

Hal Mustahil Bagiku

 

    E     C#m

Ajarku Setia

     F#m       B

Berdiam Di KakiMu

        A     E/G#  B

Dan Mengikuti FirmanMu

     A        E/G#   B

Demi Kebaikan Diri - ku

            E

Seumur Hidupku

 

Bridge  :

A                E/G#

  Ajarku Percaya   Ajarku Percaya

F#m                  E/G#

  Kebesaran KuasaMu

A              E/G#

  Ajarku Setia   Ajarku Setia

F#m               E/G#

  Berdiam KakiMu

 

A                E/G#

  Ajarku Percaya   Ajarku Percaya

F#m                  E/G#

  Kebesaran KuasaMu

A              E/G#

  Ajarku Setia   Ajarku Setia

B                E/G#

  Berdiam KakiMu

 

A                E/G#

  Ajarku Percaya   Ajarku Percaya

F#m                  E/G#

  Kebesaran KuasaMu

A              E/G#

  Ajarku Setia   Ajarku Setia

F#m       Bm  E/G#

  Berdiam KakiMu

 

A                E/G#

  Ajarku Percaya   Ajarku Percaya

F#m                  E/G#

  Kebesaran KuasaMu

A              E/G#            B

  Ajarku Setia   Ajarku Setia

 

 

 

 “.......................

Aku percaya akan kasih setia Allah

Untuk seterusnya dan selamanya”

 Mazmur 52 : 10b

GOD BLESS YOU