Tuesday, October 31, 2023

(LaBer)What A Beautiful Name


What A Beautiful Name

Hillsong Worship

 

 

Key: D

 

D

You were the Word at the beginning

         G       Bm        A

One with God the Lord Most High

Bm                A/C#  D

Your hidden glory in creation

      G         Bm      A

Now revealed in You our Christ

 

 

Chorus :

 

                         D

What a beautiful Name it is

                         A

What a beautiful Name it is

            Bm     A         G

The Name of Jesus Christ, my King

                         D/F#

What a beautiful Name it is

                    A

Nothing compares to this

                         Bm

What a beautiful Name it is

    A       G

The Name of Jesus

 

 

Bridge :

 

                G

Death could not hold You

                A

The veil tore before You

                Bm7              F#m7

You silence the boast of sin and grave

                G

The heavens are roaring

                   A

The praise of Your glory

            Bm7             A

For You are raised to life again

 

 

Verse 2:

 

You didn’t want heaven without us

So Jesus, You brought heaven down

My sin was great, Your love was greater

What could separate us now

 

 

Salvation is found in no one else,

For there is no other name under heaven

Given to mankind by which we must be saved

 Acts  4 : 12

 

GOD Bless You

 

 

 

 


Monday, October 30, 2023

(ArBer) Inilah yang terjadi jikalau tidak mampu mengaishi!

 


Inilah yang terjadi jikalau tidak mampu mengaishi!

 

Tidak ada masalah yang berat ataupun permasalahan serius dalam setiap kejadian tawuran antar warga.  Bisanya masalahnya hanyalah sepele yaitu masalah saling meledek ataupun saling balas dendam yang tidak ada habis – habisnya.

Balas dendam terhadap kelompok tertentu sebenarnya hanya akan melahirkan dendam baru dikemudian hari.  Musuh yang menjadi target balas dendam ,selanjutnya akan melanjutkan balas dendam berikutnya.  Jadi intinya tidak akan ada habisnya.  Ironisnya adalah bahwa tawuran kelompok oleh karena balas dendam biasanya terjadi antara warga yang lokasinya berdekatan,dengan kata lain adalah masih sesama warga di wilayahnya juga.

Tuhan Allah menurunkan perintah penting kepada bangsa Israel ketika dalam perjalanan masuk ke tanah perjanjian yang salah satunya adalah untuk saling mengasihi yang dimulai dari mengasihi sesama bangsa tersebut itu sendiri.  Sebab sebenarnya tidak akan mungkin seseorang mengasihi orang dari kelompok lain jikalau terhadap bangasa sendiri saja tidak mampu untuk berbuat kasih!  Jadi patuhilah perintah Tuhan mengenai kasih!  Mulailah dari mengasihi orang – orang disekitar kita!

Terhadap orang – orang sekitar kita yang kita knal saja sulit mengasihi maka sudah pasti tidak ada kasih terhadap orang lain yang tidak dikenal!

 

“Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah

Menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu

Melainkan kasihilah sesamamu manusia

Seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN”

Imamat  19 : 18

God Bless You

Sunday, October 29, 2023

(ArBer)Memuaskan sesama demi pencitraan diri

 


Memuaskan sesama demi pencitraan diri

 

Membangun citra diri memang bukan perkara mudah, dibutuhkan banyak pengorbanan sehingga citra diri dihadapan khalayak ramai tetap terlihat baik.  Seseorang yang sudah terbangun citra diri yang baik tentu akan berusha terus mempertahankannya, dan bahkan terkadang rela melakukan apa saja yang diingini khalayak ramai demi citra diri yang terkesan baik ataupun bersahabat.

Pilatus adalah salah satu tokoh yang tidak mau menyia – nyiakan kesempatan mendapatkan citra diri yang baik dari masyarakat luas.  Sayangnya ia rela mengorbankan hati nurani dan perasaannya demi mendapatkan “pengakuan” dari masyarakat luas.  Ia rela mengorbankan orang yang jelas- jelas ia ketahui sendiri tidak bersalah demi hal tersebut.  Yesus akhirnya menjadi korban demi citra diri yang baik dihadapan banyak orang yang memang sengaja ingin menhukum- Nya.  

Kehidupan ini selalu dihadapkan oleh pilihan – pilihan yang sulit.  Terkadang kita harus rela mengobankan hati nurani serta perasaan kita demi sesuatu hal.  Atau bahkan kita mengorbankan ke- imanan kita demi sesuatu yang fana di dalam dunia ini.  Apapun yang kita pilih saat ini, pastikanlah lai bahwa pilihan kita tersebut tidak bertentangan dengan kebanaran firman- Nya!  Janganlah semata – mata oleh karenan ingin menyenangkan manusia, kita malahan memilih dibenci – Nya!  Sebab konsekuensi dari manusia tidak pernah sebanding dari konsekuensi yang nantinya akan kita terima dari Tuhan Allah!

Upah ketika kita memuaskan Tuhan Allah, tidak dapat dibandingkan dengan upah ketika memuaskan sesama manusia!

“Tetapi dengan berteriak mereka mendesak dan menuntut

Supaya Ia disalibkan, dan akhirnya mereka menang

Dengan teriak mereka.  Lalu Pilatus memutuskan

Supaya tuntutan mereka dikabulkan”

Lukas  23 : 23 - 24

God Bless You

Friday, October 27, 2023

(ArBer) Perubahan i phone dari masa ke masa

 


Perubahan i phone dari masa ke masa

 

Perkembangan teknologi selalu berubah – ubah pada setiap tahunnya, bahkan bisa jadi dalam hitungan bulan.  Gambar di atas adalah salah satu perkembangan telepon genggam buatan Amerika yang sampai saat ini penjualannya masih merajai hampir di seluruh negeri.  Meskipun bentuknya tidak banyak berubah, namun fiturnya terjadi banyak perubahan dari masa ke masa.

Segala hal di dalam dunia pasti akan berubah seiring berjalannya waktu.  Sikap seseorang pun bisa berubah dari waktu ke waktu.  Tidak ada sama sekali jaminan bahwa ada hal yang berujung abadi di dalam dunia ini, namun satu yang pasti yaitu bahwa Dia Tuhan Allah yang abadi itulah yang akan selalu sama dari sejak dahulu, saat ini maupun sampai selamanya.

Bayangkan apa yang akan terjadi jikalau Tuhan Allah berubah pikiran akan kasih- Nya kepada kita semua!  Bisa – bisa kita yang “rajin” berbuat dosa ini tidak akan pernah melihat Dia di dalam kerajaan- Nya!  Tuhan yang semenjak awal mengasihi kita sampai selamanya tidak pernah meninggalkan kasih- Nya tersebut.  Dunia boleh saja berubah sesuai seiiring berjalannya waktu, dan manusia juga bisa saja berubah setia kepada- Nya, hanya saja Tuhan akan selalu sama dalam memperlakukan manusia cioptaan- Nya, yaitu Dia tidak pernah menginginkan kita binasa dalam hukuman dosa!

Cepat atau lambat perubahan dalam dunia ini pastilah terjadi, namun kabar baiknya adalah Tuhan Allah sang Pencipta dunia ini tidak akan pernah  mengubah sikapnya terhadap kita semua!

 

“Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah

........................................”

Maleakhi  3 : 6

God Bless You

Wednesday, October 25, 2023

(ArBer)Bahaya laten bagi para pemilih!

 


Bahaya laten bagi para pemilih!

 

Tahun politik sudah dimulai pertengahan tahun ini, dan puncaknya adalah tahun depan yaitu tahun 2024 ketika negara menyelenggarakan pemilu pada bulan Febuari.  Biasanya salah satu yang paling menyita perhatian ketika penyelenggaraan pemilihan umum adalah masalah “serangan fajar”, yaitu penggunaan cara curang untuk menyuap pemilih agar memilih kelompok atau orang tertentu.

Pengunaan politik uang memang populer dilakukan ketika penyelenggaraan pemilu berlangsung.  Memang sebenarnya tidak ada yang dirugikan oleh karena semua pihak mendapatkan keuntungan, pemilih mendapatkan uang, dan yang memberi mendapatkan suara.  Hanya saja hal tersebut adalah buruk bagi iklim demokrasi, sebab nantinya pemilih tidak lagi memilih secara obyektif sesuai hati nuraninya lagi, namun hanya akan mengikuti arahan dari kelompok tertentu yang sudah memberikan suap kepada mereka melalui “serangan fajar”.

Godaan akan harta dunia adalah salah satu dosa yang sangat sulit sekali untuk ditolak, apalagi harta yang datang tanpa harus kerja keras tertentu.  Semua orang pasti sulit untuk menolak “serangan fajar”, yang sepertinya nikmat, namun tanpa sadar akan merusak akal budi serta hikmat seseorang!  Jikalau segala akal budi serta hikmat kita sudah “dikendalikan” oleh harta ataupun suap? Maka jiwa kita sebenarnya sudah bukan milik Tuhan lagi, melainkan milik si Iblis sang bapak kebohongan!

Penyuap dan penerima suap adalah orang yang sama – sama akan mendapat hukuman, entah di dunia ini ataupun kelak setelah meninggalkan dunia ini! ini adalah fakta!

 

“Sungguh, pemerasan membodohkan orang berhikmat

Dan uang suap merusak hati”

Pengkotbah 7 : 7

God Bless You

Tuesday, October 24, 2023

(ArBer)Terlalu sayang akan menjadikanya manja!

 


Terlalu sayang akan menjadikanya manja!

 

Orang tua mana yang tidak menyayangi anak – anak keturunan darah daging mereka, meskipun ada juga sebenarnya yang tega menyakiti anak mereka, namun secara umum biasanya orang tua pastilah menyanyangi anak – anaknya.  Saking sayangnya bahkan ada beberapa pasangan orang tua yang berlebihan dalam menyayangi anaknya sehingga memnbentuk sifat manja si anak itu sendiri.

Perlakukan orang tuanyang memanjakan anak – anaknya sebenarnya ada juga tercatat di dalam Injil Tuhan.  Salah satu diantaranya adalam Imam Eli yang memanjakan anak – anaknya yaitu Hofni dan Pinehas.  Imam Eli terbiasa membiarkan anak – anaknya tersebut melanggar perintah Tuhan dengan mengambil bagian Tuhan dalam persembahan yang dikhusukan bagi Tuhan!  akhirnya kebiasaan buruk sang anak menghasilkan hukuman bagi imam Eli sendiri dan juga seluruh garis keturunan keluarganya.

Menyayangi anak tentu berbeda dengan memanjakannya.  Seorang yang memanjakan anak biasanya menempatkan anak di atas segalanya, sehingga kebutuhan anak dan kemauan sang anaklah yang diprioritaskan.  Ironisnya ada juga yang lebih menaruh hormat lebih tinggi terhadap anak dibandingkan kepada Tuhan Allah.  Sebagai orang percaya seyognya kita bisa menjadi orang tua yang baik bagi ketrurunan kita!  Menyangi mereka adalah tugas kita, namun memanjakan mereka hanya akan membawa kita serta mereka ke dalam penghukuman Tuhan Allah!

Sesayang – sayangnya kita terhadap anak – anak, tetaplah tidak boleh melebihi kasih kita kepada Tuhan Allah yang mengirimkan mereka ke dalam kehidupan kita!

 

“......................................

Dan mengapa engkau menghormati anak – anakmu

 Lebih dari pada- Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu

Dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel

Sebab itu – demikianlah firman TUHAN Allah Israel

Sesungguhnya Aku telah berjanji; Keluargamu dan kaummu

Akan hidup di hadapan- Ku selamanya, tetapi sekarang

Demikianlah firman TUHAN- jauhkanlah hal itu dari pada- Ku!

Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati

Tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah”

1 Samuel 2 : 29 - 30

God Bless You

Monday, October 23, 2023

(LaBer)For Who You Are

 


For Who You Are 

(Hillsong Kids)

 

Intro :

E  C#m  B

 

Verse :

E

  Standing Here In Your Presence

A

  Thinking Of The Good Things You Have Done

E

  Waiting Here, Patiently

A

  Just To Hear The Still Small Voice Again

C#m    B           A

  Holy   Righteous   Faithful

  B

  Til The End

C#m       B          A

  Saviour   Healer Redeemer And Friend

 

Chorus :

               E

I Will Worship You For Who You Are

               C#m

I Will Worship You For Who You Are

               B

I Will Worship You For Who You Are

   A

Jesus

 

Music :

E  C#m  B  A

 

Bridge :

   E

My Soul Secure

     C#m

Your Promise Sure

     B

Your Love Endures

  A

Always

 

 

......................................................

Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan

Dan memuliakan Yang Hidup kekal itu,

Karena kekuasaan- Nya ialah kekuasaan yang kekal

Dan kerajaan- Nya turun - temurun

 Daniel  4 : 34

 

GOD Bless You

 

 

 

 

(ArBer)Kagum boleh, disembah jangan!

 


Kagum boleh, disembah jangan!

 

Bagi para wisatawan, kuil dengan ukiran yang menyerupai manusia adalah sebuah maha karya seni yang indah dan menakjubkan, namun pada jamannya patung tersebut yang terletak dikuil itu dianggap sebagai dewa yang melindungi orang – orang Yunani.

Ketika Paulus sampai ke Yunani, ia melihat begitu rajinnya bangsa tersebut dalam hal beribadah terutama dalam memberikan persembahan kepada patung dewa – dewa kepercayaan mereka di dalam kuil.  Rasul Paulus kemudian mencoba membuka pemikiran mereka bahwa Tuhan yang menciptakan alam semesata ini, tidak akan bisa berdiam di dalam kuil – kuli buatan manusia, apalagi sampai membutuhkan tangan manusia untuk melayani- Nya!

Perkataan tersebut memang menyakitkan untuk di dengar oleh bangsa Yunani saat itu,yang banyak menyembah patung – patung dewa mereka, namun itu memang adalah sebuah fakta.  Tuhan Allah yang maha kuasa tidak mungkin bisa menempati kuil buatan manusia, apalagi berada di dalam patung butan manusia.  Karya seni tetaplah karya seni, yang memang selayaknya dikagumi, namun jikalau kita malahan percaya dan kemudian menyembahnya, maka itu adalah hal bodoh yang juga akan mengecewakan hati Tuhan Allah!  Jadi mulai saat ini janganlah mengubah kekaguman kita terhadap buatan manusia secera berlebiohan apalagi melebihi kekaguman kita kepada Tuhan Allah yang menciptakan dunia dan segala isinya ini!

Jikalau Tuhan berdiam di dalam hasil karya butan tangan manusia, berarti Dia tidaklah Maha besar!

 

“Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya

Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi

Tidak diam dalam kuil – kuil buatan tangan manusia ”

Kisah Rasul 17 : 24

God Bless You

Sunday, October 22, 2023

(ArBer)Ternyata Daud sengaja merendahkan diri

 


Ternyata Daud sengaja merendahkan diri

 

“Mungkinkah raja Daud takut kepada Simei?” pertanyaan ini mungkin terlontar dari orang awam yang melihat kejadian di mana Daud dihina dan dilempari batu oleh Simei, seorang yang adalah juga masih keturunan atau kerabat raja Saul, yang jabatannya digantikan Daud.

Kenyataanya Daud yang berani melawan Goliat pada masa mudanya sebenarnya tidak takut sema sekali dengan Simei, bahkan Daud hanya perlu menghentakkan jarinya saja, maka para pahlawannya akan segera memenggal kepala Simei yang merendahkan Daud.  Hnaya saja Daud mengerti akan apa yang dialaminya dan ia sadar Simei melakukan hal tersebut bisa jadi adalah kehendak Tuhan Allah.

Reaksi dan jalan pikiran Daud memang sulit diprediksi, sebab Ia justru membiarkan orang yang lebih “rendah” darinya menghina dan melemparinya dengan batu.  Teladan seperti Daud perlu kita terapkan sebab Daud tahu bahwa yang harus ia takuti adalah Tuhan Allahnya dan bukan manusia biasa.  Daud kala itu percaya bahwa tindakan Simei juga atas ijin Tuhan, oleh karena itu dia tidak membalaskan perakuan yang dia terima kepada orang yang melakukannya.  Jadi apakah anda juga bisa mengendalikan diri dan emosi anda seperti Daud?  Hal tersebut memang bukan perkara mudah, namun jikalau hal itu datangnya dari Tuhan, kita wajib bereaksi sesuai dengan kehendak dan kebenaran firman- Nya!

Merendahkan diri di hadapan manusia, bisa jadi adalah cara Tuhan mengajarkan kita merendahkan diri di hadapan- Nya! 

 

“..................................

Biarkanlah dia dan biarkanlah ia mengutuk

Sebab TUHAN yang telah berfirman kepadanya demikian”

2 Samuel 16 : 11

God Bless You

Thursday, October 19, 2023

(ArBer)Tetap berseru kepada Tuhan

 


Tetap berseru kepada Tuhan

 

Tuhan memang tidak pernah sembarangan dalam memilih orang untuk menggenapi kehendaknya.  Simson yang juga tercatat dalam kitab Hakim – hakim memang bukanlah orang sempurna.  Meskipun Tuhan menganugerahkan kekuatan luar biasa, namun ia juga seorang yang hidup dengan penuh dengan ke-egoiasan.  Bukan hanya tidak mendengarkan perintah orang tuanya untuk tidak mengawini wanita di luar bangsanya, namun Simson juga kerap membocorkan rahasianya kepada lawan – lawannya.

Terlepas dari segala kesalahannya, nyatanya Tuhan tetap mengasihinya dan mengabulkan juga segala permintaanya.  Termasuk permintaan terakhirnya untuk mendapatkan kekuatan sekali lagi.  Padahal kekuatanya hilang oleh karena kesalahannya sendiri.  Tuhan yang telah memilihnya menjadi hakim bagi bangsa Israel nyatanya tetap mengandalkannya sampai pada detik – detik terakhir hidupnya.

Sama halnya dengan Simson, kita juga tidak ada yang sempurna.  Kita juga kerap melanggar perintah- Nya, dan bahkan juga mungkin pernah meminta kepada Tuhan dengan janji – janji tertentu, akan tetapi tidak pernah menepatinya.  Tuhan tahu akan kelemahan semua mahkluk ciptaan- Nya, namun tidak memperhitungkan hal tersebut, selama kita mau berubah dan mau kembali kepada- Nya!  Jadi apakah kita merasa kotor dan berdosa?  Lalu apa pilihan kita selanjutnya? Lari semakin jauh daripada- Nya, atau justru tetap mengandalkan- Nya sampai pada detik – detik terakhir kehidupan kita?

Tetaplah bersrru kepada Tuhan, apapun latar belakang kita maunpun kondisi kita saat ini!

 

“Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya:

Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku

Dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah

............................................................................”

Hakim - hakim 16 : 28

God Bless You

(LaBer)CintaMu Lebih Dari Hidup

 


CintaMu Lebih Dari Hidup

 (GMCC)

 

Bait :

      C   G/B    Am

Mengerti Isi HatiMu

 F       C/E    Dm  G

Itulah Kerinduanku

     C      G/B  Am

Mengenal PribadiMu

   A        Dm       G

Menjadi Serupa DenganMu

   Em       Am

Taati FirmanMu

 Dm                     G

Ajarku Melangkah BersamaMu Tuhan

 

Reff :

  C       Bm7b5   E             Am        Gm

Kupercaya    JanjiMu Tak Pernah Berubah

    C               F           Dm

Dahulu Sekarang Dan Selamanya

                 G

Kau Tuhan Bersertaku

 

  C       Bm7b5     E          Am        F

Kupercaya      CintaMu Lebih Dari Hidup

                  Em   Am

KasihMu Yang Mampukan Aku

  Dm   G    C

Kuberdiri Teguh

  

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini

Sehingga Ia telah mengaruniakan Anak- Nya yang tunggal

Supaya orang yang percaya kepada- Nya tidak binasa

Melainkan beroleh hidup yang kekal

 Yohanes  3 :  16

 

GOD Bless You