Sunday, September 4, 2011

(ArBer)Ingin cepat-cepat?


Ingin cepat-cepat?


Iklan di atas tentu saja bukan iklan sebenarnya. Semua orang memang ingin cepat sampai apabila naik taksi, namun jika taruhannya adalah nyawa sendiri, maka lebih baik memilih angkutan lain yang lebih pelan asalkan selamat.


Bukan hanya dalam hal menaiki kendaraan, dalam berbagai hal kita tentu selalu ingin lebih cepat. Ingin lebih cepat sukses, ingin lebih cepat kaya, ingin lebih cepat terkenal ataupun dalam hal lainnya. Kehidupan bergerejapun kerap kali melakukan banyak hal untuk lebih cepat mendapatkan banyak jemaat. Ironisnya banyak kegiatan atau acara yang dibuat akhirnya hanya untuk membentuk suatu komunitas sosial yang lebih besar di lingkungan Gereja, namun meninggalkan dasar-dasar Firman Tuhan yang harus dibagikan ke sesama.


Slogan”lebih cepat lebih baik” tidak sepenuhnya bisa diterapkan dalam berbagai hal. Ada hal-hal tertentu yang seharusnya tidak dilakukan dengan cepat. Kita memang harus membawa banyak jiwa kepada-Nya, akan tetapi semua tentu ada prosesnya. Gereja boleh dan wajib mengadakan acara ataupun kegiatan untuk mengundang banyak orang datang, namun pastikan kedatangan mereka harus difokuskan untuk mencari Tuhan, bukan yang lainnya. Percuma saja seluruh kursi Gereja terisi penuh oleh banyak orang, akan tetapi selama jalannya kebaktian sibuk meng –update status dengan BB(blackberry). Sebelum kita melakukan sesuatu, alangkah baiknya kita datang dulu kepada Tuhan. Mintalah Tuhan untuk membimbing segala rencana serta tindakan kita, agar apa yang kita kerjakan tidak akan lebih cepat atau lebih lambat, namun sesuai dengan waktu-Nya!


Untuk apa terburu-buru membawa banyak jiwa kepada Tuhan, sedangkan hidup kita saja belum mencerminkan kemuliaan Tuhan?


“….

Karena itu hendaklah kamu tenang

Dan jangan terburu-buru

Bertindak”

Kisah Para Rasul 19:36


GOD Bless u

No comments: