Thursday, August 2, 2012

(ArBer)Belum tentu sial!


Belum tentu sial!

Kata  sial identik dengan kemarahan, tidak terima, ataupun kekesalan yang disebabkan satu atau dua hal yang tidak berjalan semestinya(tidak sesuai rencana).  Siapapun yang sudah jatuh lalu tertimpa tangga pasti tidak segan untuk mengeluarkan kata – kata “dasar sial, sial amat, atau aduh sial sekali”.  Pernahkan anda mengalami hal seperti itu?

Saat mengalami pencobaan yang ringan kita mungkin masih bisa tersenyum.  Saat pencobaan berat datang, kita mulai menggerutu, akan tetapi saat masalah bertubi – tubi menyerang, sudah pasti kita memprotes ataupun marah.  Ironisnya lagi kita terkadang salah sasaran saat mengungkapkan kekesalan hati kita, terutama saat kita menyalahkan Tuhan yang sepertinya”diam” saja di kala permasalahan datang mengelilingi hidup kita.

Tuhan sebenarnya tidak akan mungkin diam saja di saat kita anak- anak- Nya mengalami pencobaan yang teramat berat.  Tuhan Yesus sendiri telan berjanji untuk selalu menyertai kita semua melalui Roh Kudus yang ada di dalam hati kita.  Bisa saja kita tetap memprotes bahwa kehadiran Roh Kudus hanya bisa menghibur kita, namun tidak bisa mencegah masalah yang menyerang bertubi-tubi.  Satu hal yang harus selalu kita ingat, bahwa Tuhan amat sangat mengasihi kita, dan itu tidak mungkin berubah sampai dengan selama-lamanya  Terlebih lagi Tuhan maha adil, sebab Ia tidak akan mungkin mengijinkan pencobaan berat yang datang terhadap seseorang  melebihi kekuatan orang itu sendiri!  Jadi berbahagialah jika kita mengalami berbgai cobaan, karena bisa jadi cobaan tersebut justru adalah cara Tuhan untuk menegor kita dan membawa kita lebih mengenal-Nya lagi!  Jadi tidak perlu mengumpatkan saat masalah datang bertubi – tubi?

Bagi orang dunia sudah jatuh tertimpa tangga merupakan suatu kesialan, namun bagi anak – anak Tuhan hal itu belum tentu sial, sebab siapa tahu Tuhan sedang mengajari cara melangkah yang benar agar tidak jatuh!


 “Barang siapa Kukasihi,
Ia Kutegor dan Kuhajar;
Sebab itu relakanlah hatimu
Dan bertobatlah”
Wahyu 3:19


GOD Bless u

No comments: