Tuesday, April 29, 2014

(ArBer)Menjaga mulut

Menjaga mulut

Sesulit apapun mengendalikan mata kita untuk tidak melihatnya yang tidak – tidak, lebih sulit lagi mengendalikan ataupun menahan mulut dari kata – kata yang tidak – tidak(tak pantas).  Lidah terlalu elastis untuk dikekang, bahkan kelembutannya bisa menghasilkan kata – kata paling kasar, jadi waspadalah dengan “isi mulut” kita.

Kata – kata yang kelaur dari mulut seseorang bisa menimbulkan pertengkaran atau bahkan perang besar, namun demikian bisa juga menghasilkan perdamian dunia.  Intinya semuanya itu kembali lagi kepada si pengendali mulut.  Hanya saja tidak semua orang mampu mengendalikan mulutnya sendiri!  Butuh perjuangan dan pengorbanan yang besar untuk bisa mengendalikan mulut seseorang.  Ironisnya lagi biasanya mulut yang terkendali jarang yang bertahan lama.

Pemazmur sendiri dalam Injil menyatakan ketidak mampuannya dalam mengendalikan mulut serta bibirnya.  Pemasmur bahkan memohon Tuhan untuk membantunya mengawasi setiap perkataan yang kelaur dari mulutnya.  Lalu bagaimanakah dengan kita? Apakah kita bersikeras bisa mengendalikan mulut kita seorang diri? Atau kita juga mengikuti teladan pemazmur yang merendahkan diri kita untuk meminta pertolongan Tuhan untuk menjaga setiap perkataan yang keluar dari mulut kita?  Yang jelas adalah semakin mulut kita tak terkendali, maka semakin tak terkendali jugalah sifat dan sikap hidup kita dalam menjalani kehidupan ini!

Tidak mudah mejaga serta mengendalikan mulut kita, oleh karena itu mintalah bantuan kepada ahlinya yaitu Dia yang menciptakan mulut kita!

“Awasilah mulutku, ya TUHAN
Berjagalah pada pintu bibirku!”
Mazmur 141:3

GOD Bless u

No comments: