Monday, October 24, 2016

(ArBer)Senang dipuji = dosa

Senang dipuji = dosa

Siapa sih yang tak inign dipuji? Dianggap paling hebat, paling rupawan, ataupun paling pintar?  Pujian tersebut wajar saja kita terima, jikalau memang kita memiliki kapabilitas seperti itu.  Janya saja kita harus waspada untuk tidak terlalu banyak menerima sanjungan seperti itu, sebab bisa jadi sandungan tersebut adalah awal dari kejatuhan kita di dalam dosa.

Raja Daud adalah satu – satunya orang pada masanya yang pantas menerima berbagai sanjungan.  Selain beliau adalah pahlawan perang, Daud juga mempunyai wajah rupawa, pandai bermain musik ataupun menciptakan mazmur, dan terlebih dari pada itu, Daud terkenal sangat dekat dengan Tuhan, sehingga apapun yang dikerjakannya selalu disertai Tuhan.  Dibalik semua sanjungan yang pantas dia terima, Daud memilih tetap rendah hati dan tidak menjadi sombong atas segala kelebihan yang dia miliki, bahkan ia tidak mengejar hal - hal yang terlalu ajaib/luar biasa serta besar dalam kehidupannya.

Tentu tidak dapat disangkali bahwa perasaan bangga tak terkira akan kita rasakan jikalau mendapat pujian dari banyak orang atas prestasi kita.  Tantangan sebenarnya justru hadir setelah kita mendapat pujian, yaitu apakah kita maish tetap bisa “membumi” atau justru “terbang” seketika ke langit ke – 7?  Belajarlah dari Daud yang dengan rendah hati mengakui bahwa Tuhanlah yang Mahatinggi, dan bukan dirinya sendiri!  Segala yang dia dapatkan serta miliki adalah berasal dari Tuhan sehingga tidak ada yang bisa dia sombongkan.  Ingatlah satu hal bahwa semakin kita merasa tinggi hati serta sombong, maka sebenarnya kita sedang mencuri kemuliaan yang sebenarnya adalah milik Tuhan Allah kita, jadi untuk apa kita merasa tinggi hati? sedangkan apa yang bisa kita hasilkan semata – mata hanyalah anugerah dari Tuhan?

Semakin kita merasa tinggi hati, mampu, paling hebat dan pantas dipuji, maka secara tidak langsung kita sudah memandang orang lain atau bahkan Tuhan tidak lebih hebat dari kita! Waspadalah sebab itulah benih dosa!

“Nyanyian ziarah Daud.TUHAN, aku tidak tinggi hati,
 Dan tidak memandang dengan sombong;
Aku tidak mngejar hal – hal yang terlalu besar atau
Hal – hal yang terlalu ajaib bagiku”
Mazmur  131 : 1


GOD Bless u

No comments: