Thursday, January 12, 2017

(ArBer)Makan bersama

Makan bersama

Tidak selamanya murid Yesus disibukkan oleh berbagai pelayanan dan kegiatan untuk mendukung Yesus.  Ada kalanya murid Yesus juga kerap merasakan suasana santai seperti menkmati makan bersama yang cukup akrab serta menyenangkan bersama Tuhan Yesus.

Yesusn mengetahui bahwa selain menbutuhkan makanan rohani, manusia tentu juga membutuhkan makanan jasmani.  Makanan jasmani dibutuhkan untuk mengisi tenaga dan juga menguatkan tekad serta mengembalikan energi yang sudah terpakai.  Yesus sangat menyenangi kegiatan di meja makan, dimana Ia bisa berdoa serta membagi – bagikan berkat kepada murid – muridNya.  Salah satu peristiwa makan bersama yang tercatat dalam sejarah adalah perjamuan makan sebelum paskah yang dikenal dengan “The Last Supper”(perjamuan terakhir) Tentunya ada sukacita yang dirasakan hati dan juga ada energi yang terbaharukan dari santapan yang disantap bersama sama dengan orang – orang terkasih..  Lalu pertanyaanya adalah, kapan kita menyediakan waktu untuk makan bersama saudara – saudara se-iman kita? Atau jangan – jangan sesama anggota keluarga saja kita tidak pernah duduk serta makan bersama di meja makan?

Terkadang di tengah kesibukan, kita sampai lupa untuk mengisi perut kita.  Jangankan makan bersama dengan penh sukacita, ada waktu makan saja sudah bagus.  Kehidupan moderen saat ini memang mendorong kita untuk terus bergerak serta mengejar waktu, namun ada kalanya kita juga memprioritaskan waktu untuk sesuatu yang penting seperti mengisi perut kita.  Akan lebih bagus lagi pada saat mengisi perut kita, hati serta pikiran kita juga ditenangkan oleh karena kegiatan makan tersebut kita lakukan bersama dengan orang – orang terdekat.   Makan bersama adalah suatu perayaan ucapan syukur atas anugerah Tuhan kepada kita orang – orang percaya.  Satu hal yang pasti ialah ada sukacita serta aliran kasih antar sesama yang kita rasakan, jikalau kita bersedia meluangkan waktu untuk makan bersama baik pada sarapan pagi, makan siang ataupun makan malam. 

Selain untuk memberikan tenaga baru, makan bersama yang diawali dengan doa serta ucapan syukur kepada Tuhan, juga mengandung makna yang sangat dalam yaitu persekutuan kasih yang mengikat antar sesama di dalam kasih anugerah Tuhan!

“Kata Yesus kepada mereka: Marilah dan sarapanlah
.................................................”
 Yohanes 21 : 12

GOD Bless u

No comments: