Monday, February 19, 2018

(ArBer)Tetaplah menjadi kecil!


Tetaplah menjadi kecil!

Pujian – pujian yang banyak kerap membuat kita “besar kepala”, bahkan bukan bukan hanya “kepala” saja, lama kelamaan semua yang ada di dalam diri kita akan semakin besar.  Pujian memang diperlukan untuk mengapresiasi usaha seseorang, hanya saja terkadang si obyek yang menerimanya tersebut kerap lupa diri apabila sudah dipuji.

Setiap manusia tentu mempunyai talenta yang berbeda – beda, ada yang hebat dalam memikirkan konsep, ada yang hebat dalam pengaplikasiannya di lapangan.  Ada yang hebat menyusun strategi, ada yang hebat mengatur organisasi.  Ada yang mampu berbicara di hadapan banyak orang, ada juga yang bisa mendengarkan dengan sabar.  Intinya semua talenta dalam diri kita tersebut adalah pemberian dari Tuhan.

Wajar saja jikalau ada orang lain yang memuji ketrampilan ataupun kemampuan kita yang tidak dimiliki banyak orang, namun janganlah kita menerima pujian tersebut dan menahannya untuk diri kita sendiri.  Pujian yang dialamatkan dalam diri kita sebenarnya hanya pantas “mampir” saja, sebab semunya pujian itu tentu adalah untuk Tuhan.  Tuhanlah yang pantas dipuji, dan bahkan kita sendiri tanpa dipujipun harus tetap dapat memuji Tuhan.  Kita harus selalu mempunyai sikap rendah hati dalam menerima pujian, dan biarlah pujian itu berlabuh kepada Dia yang memang pantas dipuji.

Jangan terlalu bangga, jika nama kita dibesar – besarkan dihadapan manusia, sebab sesungghnya Tuhanlah yang pantas dibesar – besarkan namaNya!

 “Ia harus semakin besar, tetapi aku harus makin kecil”
  Yohanes 3 : 30
GOD Bless u

No comments: