Thursday, March 22, 2018

(ArBer)Dicari, anak hilang!


Dicari, anak hilang!

Pernahkan anda membayangkan bahwa wajah yang terpampang pada poster tersebut adalah wajah anak anda? Teman anda atau bahkan anda sendiri.  Bagaimanakah rasanya menjadi hilang dan dicari oleh banyak orang, lalu bagaimakah juga perasaan orang terdekat anda yang merasa kehilangan?

Tuhan Yesus ada di dalam dunia juga dengan “tugas” yang sama yaitu mencari mereka yang “hilang”.  Yesus diumpamakan seorang Gembala yang sedang mencari domba – Nya yang sudah hilang.  Entah hilang karena tersesat, ataupun hilang oleh karena keinginan sendiri yaitu pergi dari kawanan domba lain.  Satu yang pasti Yesus tidak mungkin membiarkan domba – Nya hilang, meskipun hanya se- ekor domba saja.  

Faktanya kita semua adalah domba – domba yang hilang, ataupun sengaja menghilang.  Kita mengenal Tuhan Allah, namun kita terkadang untuk mengikuti jalan dunia dan berpaling dari pada – Nya.  Lalu bagaimana perasaan Sang Bapa ketika anak – anak – Nya meninggalkan – Nya?  Tuhan Allah yang Maha pengasih, tidak sanggup melihat kita menjadi anak – anak yang hilang.  Dia rela sampai mengorbankan Anak Tunggal – Nya demi kita yang terhilang.  Tujuannya adalah tentu satu bahwa Tuhan menginkan kita semua yang terhilang kembali kepada – Nya.  Jadi apakah anda semua sudah sadar bahwa kita adalah orang – orang yang hilang? Sadarkah juga bahwa Yesus sedang mencari kita?

Jika Yesus yang mencari, pasti anda akan ditemukan- Nya, pertanyaanya hanya bersediakah anda ditemukan Yesus?

 “Sebab Anak Manusia datang untuk mencari
Dan menyelamatkan yang hilang”
  Lukas 19 : 10
GOD Bless u

No comments: