Wednesday, March 19, 2025

(ArBer)Daud membalas kejahatan dengan kebaikan

 


Daud membalas kejahatan dengan kebaikan

 

Apa yang dikatakan Yesus sepertinya sangat sulit dilakukan yaitu membalas kejahatan dengan kebaikan, akan tetapi hal tersebut sudah banyak terjadi.  Setidaknya Alkitab mencatat orang yang melakukan hal demikian adalah seorang Daud yang mengalami tekanan luar biasa dari musuh, namun kemudian ia mebalasnya dengan kebaikan.

Saul membenci Daud dengan sangat luar biasa, sehingga membuat Daud yang adalah pahlawan Israel saat itu malahan menjadi buronan paling dicari.  Saul memerintahkan seluruh tentara serta bawahannya untuk mengejar serta membunuh Daud, sehingga Daud selalu menyembunyikan diri dan hidup berpindah – pindah.  Menarikanya Tuhan malahan menyerahkan Saul ke tangan Daud sebanyak dua kali, dan sebanyak dua kali juga Daud urung membunuh Saul dan malahan menunjukkan kebaikan kepada Saul.

Kejahatan Saul dibalas oleh kabaikan Daud, dan sampai akhir hayatnya Daud tidak pernah berikhtiar untuk membalaskan dendamnya kepada Saul.  Lalu adakah diantara kita yang saat ini mengalami dendam kesumat terhadap seseorang? Mampukah kita memafkan dan bahkan menunjukkan kebaikan kita kepada mereka?  Sepertinya memang sulit dilakukan, namun jikalau kita berhasil emlakukannya, maka kita bukan hanya akan disukai oleh sesama manusia, namun Tuhan juga akan berkenan kepada kita, sama seperti Tuhan berkenan dan amat menyertai Daud!

Kalahkanlah musuhmu dengan kebaikan, dan bukan dengan membalas kejahatan mereka dua kali lipat!

 

“Apabila seseorang mendapat musuhnya, masakan

Dilepaskannya dia berjalan dengan selamat?

TUHAN kiranya membelasakan kepadamu kebaikan

Ganti apa yang kaulakukan pada hari ini”

1 Samuel 24 : 19

 

God Bless You

No comments: