Daud membalas kejahatan dengan kebaikan
Apa
yang dikatakan Yesus sepertinya sangat sulit dilakukan yaitu membalas kejahatan
dengan kebaikan, akan tetapi hal tersebut sudah banyak terjadi. Setidaknya Alkitab mencatat orang yang
melakukan hal demikian adalah seorang Daud yang mengalami tekanan luar biasa
dari musuh, namun kemudian ia mebalasnya dengan kebaikan.
Saul
membenci Daud dengan sangat luar biasa, sehingga membuat Daud yang adalah
pahlawan Israel saat itu malahan menjadi buronan paling dicari. Saul memerintahkan seluruh tentara serta
bawahannya untuk mengejar serta membunuh Daud, sehingga Daud selalu
menyembunyikan diri dan hidup berpindah – pindah. Menarikanya Tuhan malahan menyerahkan Saul ke
tangan Daud sebanyak dua kali, dan sebanyak dua kali juga Daud urung membunuh
Saul dan malahan menunjukkan kebaikan kepada Saul.
Kejahatan
Saul dibalas oleh kabaikan Daud, dan sampai akhir hayatnya Daud tidak pernah
berikhtiar untuk membalaskan dendamnya kepada Saul. Lalu adakah diantara kita yang saat ini
mengalami dendam kesumat terhadap seseorang? Mampukah kita memafkan dan bahkan
menunjukkan kebaikan kita kepada mereka?
Sepertinya memang sulit dilakukan, namun jikalau kita berhasil
emlakukannya, maka kita bukan hanya akan disukai oleh sesama manusia, namun
Tuhan juga akan berkenan kepada kita, sama seperti Tuhan berkenan dan amat
menyertai Daud!
Kalahkanlah
musuhmu dengan kebaikan, dan bukan dengan membalas kejahatan mereka dua kali
lipat!
“Apabila seseorang
mendapat musuhnya, masakan
Dilepaskannya dia
berjalan dengan selamat?
TUHAN kiranya
membelasakan kepadamu kebaikan
Ganti apa yang
kaulakukan pada hari ini”
1 Samuel 24 : 19
God Bless You

No comments:
Post a Comment