Sunday, June 8, 2025

(ArBer)Kotbah Petrus

 


Kotbah Petrus

 

Petrus akhirnya mendapatkan kesempatan untuk membangun jemaat mula – mula, ketika ia berbicara atau kotbah di hadapan ribuan orang.  Petrus yang pernah gagal imannya, kemudian dikuatkan Yesus agar dapat menjadi batu karang yang kokoh untuk kawanan domba Allah, dan pada hari Pentakosta tersebut, hal itupun terwujud.

Kotbah di serambi Salomo akhirnya menjadi sebuah awal baru bagi umat yang ingin menjadi pengikut Kristus.  Banyak orang yang kala itu belum mengeal bahkan menjadi pembenci Kristus, malahan berubah menjadi pengikut- Nya yang setia.  Lalu kira – kira apa rahasia Petrus sehingga mampu menggerakan hari banyak orang yang datang kala itu?  Tentu itu semua terjadi oleh karena anugerah Tuhan Allah, namun juga ada sumbangsih Petrus yang menerjemahkan segala kehendak Tuhan dengan benar.

Petrus yang tahu bahwa dosa sudah menutupi orang – orang disana oleh karena beberapa waktu lalu mereka juga menjadi saksi serta pelaku yang memaksakan Kristus disalib.  Alih – alih menghakimi mereka, malahan Petrus membuka pintu maaf dan menyarankan mereka semua agar bertobat dan memberi diri dibaptis dalam nama Allha Tritunggal.  Petrus tidak mau mempermasalahkan dosa masa lalu, dan ia fokus akan masa depan yang lebih baik yang sesuai dengan kehendak Tuhan.  Jadi adakah diantara kita saat ini yang berhadapan dengan orang 3 orang berosa yang pantas dihukum?  Apakah kita maumengajak atau memberi kesempatan kepada mereka untuk bertobat? Atau bahkan kita sendiri yang turun tangan menghukum mereka?

Jikalau penghukuman adalah fokus Tuhan Allah, maka Kritus Yesus sebenarnya tidak perlu hadir ke dalam dunia ini!

 

“Jawab Petrus kepada mereka:

Bertobatlah dan hendaklah kamu masing – masing

Memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kritsus

Untuk pengampunan dosamu

Maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus”

Kisah Para Rasul 2 : 38

 

God Bless You

No comments: