Tradisi membaca firman Tuhan
Setelah
keluar dari perbudakan di tanah Mesir, bangsa israel belajar dan bayak
diajarkan tentang ketentuan serta peraturan dari Tuhan Allah. Tuhan secara lisan langsung menyampaikan
perintah- Nya kepada Musa dan juga secara tulisan melalui loh batu yang diukir
Musa. Semuanya jelas agar hukum Taurat yang ingin
Tuhan Allah sampaikan bisa selalu diingat bangsa Israel.
Setelah
Musa meninggal, maka pemimpin selannjtnya adalah Yosua. Sama dengan Musa, Yosua juga membacakan
segala hukum Taurat dan perintah Tuhan di hadapan semua bangsa. Tujuannya adalah agar mereka semua, baik yang muda maupun tua, laki
– laki maupun perempuan, semua wajib mengetahui kehendak serta hukum Tuhan. Lalu bagaimana dengan kelaurga kita saat ini,
apakah kebaisaan tersebut masih berlaku?
Injil
Tuhan harus selalu dibacakan dalam lingkungan sosial terkecil dahulu yaitu
keluarga. Setiap anggota keluarga harus
dengan rutin membaca dan mendengarkan secara seksama segala perintah
Tuhan. Semakin kita membaca firman Tuhan
maka akan semakin kita mengenal Tuhan juga.
Injil Tuhan bukan hanya menceritakan sejarah, namun berbagai bukti nyata akan kuat kuasa, kasih
ataupun pengampunan Tuhan serta juga bebrgagai hal yang akan terjadi di masa
yang akan datang! Jadi firman Tuhan selalu relevan sampai masa
dimana Kristus akan datang ke dunai lahi! Jad janganlah lupa membaca, menelaah
serta menjalankan segala yang ada didalam Injil!
Bacalah
firman Tuhan selalu bersama – sama dengan seluruh anggota kelaurga, jiaklau imngin
bertumbuh bersama di dalam Tuhan!
“Tidak ada sepatah
kata pun dari segala yang apa yang
Diperintahkan Musa
yang tidak dibacakan Yosua
Kepada seluruh jemaah
Isarel dan kepada perempuan-perempuan
Dan anak – anak dan
kepada pendatang yang ikut serta”
Yosua 8 : 35
God Bless You

No comments:
Post a Comment