Meskipun bukan seorang Arsitek, bahteranya tetap jadi!
Nuh
adalah seorang yang takit dengan Tuhan, namun demikian ia tidak mempunyai latar
belakang sebagai seorang arsitek ataupun perancang dari sebuah bangunan,
apalagi sebuah bahtera kapal besar.
Meskipun ia tidak mengerti ilmu rancang – merancang, ia tetap mau turut
dengan kehendak Tuhan Allah yang dipercayainya!
Uniknya
Tuhan tidak pernah meninggalkan Nuh, malahan Tuhan sendiri turut serta dalam
perancangan bahtera besar tersebut. Nuh
hanya mengikuti perintah Tuhan, masalah rancangan, bahan ataupun bentuknya,
Tuhanlah yang menyediakan semua baginya.
Jadi iman Nuh sangat berperan besar dalam terwujudnya bahtera yang kelak
menyelamatkan umat manusia dan binatang dari air bah.
Iman
seperti nabi Nuh adalah iman yang seharusnya dimiliki kita orang percaya! Iman kita terkadang tidak bertumbuh oleh
karena pemikiran serta logika kita “menekannya”. Manusia banyak menggunakan akal sehatnya
dibandingkan menuruti kehendak Tuhan dengan imannya, dan bisa jadi kita adalah
salah satunya! Jadi mulai hari ini,
ikutilah pemikiran serta kehendak Tuhan, dan jangan lagi memaksakan pemikiran
kita sendiri! Sebab apa yang kita pikirkan hanya akan membuat kita semakin jauh
dari apa yang Tuhan pikirkan dan rancangkan bagi kita!
Mengandalkan
iman berarti juga mengandalkan akal pikiran kita yang sesuai firman serta kehendak-
Nya!
“Karena iman, maka
Nuh – dengan petunjuk Allah
Tentang sesuatu yang
belum kelihatan dengan taat
Mempersiapkan bahtera
untuk menyelamatkan keluarganya;
...................................................”
Ibrani 11 : 7
God Bless You

No comments:
Post a Comment