Kapsul untuk mengakhiri hidup
Perkembangan
ilmu kedokteran saat ini sangat maju pesat.
Para ilmuwan banyak menemukan alat canggih untuk mendukung pengobatan
ataupun tindakan medis yang diperlukan di dunia kesehatan. Selain banyak alat canggih untuk mendeteksi
penyakit ayaupun unutk menyembuhkan penyakit, namun ada nuga alat canggih yang
malahan untuk mengakhiri hidup seseorang.
Gambar
dia atas merupakan sebuah tabung yang akan menjadi kedap udara ketika seseorang
yang sudah berada di dalamnya menekan suatu tombol. Alat tersebut dibuat untuk pasin – pasien tertentu
yang mempunyai penyakit berat ataupun kritis tertentu dan memilih untuk mengakhiri hidupnya
sendiri. Pro dan kontra terjadi di
kalangan masyarakat, sebab banyak yang percaya bahwa mengakhiri hidup sendiri,
apapun alasannya adalah tindakan paling egois dari manusia yang dianggap
menantang Tuhan!
Iblis
pernah mencobai Ayub begitu rupa dengan penderitaan fisik maupun mental, meskipun
itu se-ijin Tuhan Aklah, tetap saja Iblis tidak diperbolehkan mengambil nyawa
manusia. Nyawa manusia adalah hembusan
nafas dari Tuhan Allah, dan dengan kata lain hanya Tuhan sajalah yang berhak
mengambil kembali nafas yang dihembuskan ke dalam tubuh manusia itu
sendiri. Malaikat tidak layak serta
tidak berhal mengambil nyawa mansuia, begitu juga Iblis, lalu apalagikah
manusia itu sendiri? Jadi pertanyaanya
adalah apakah kita mempunyai kuasa untuk mencabut nyawa sendiri? Apakah kita
merasa tubuh dan nyawa ini sepenuhnya milik kita?
Manusia
adalah ciptaan Tuhan, dan hanya Sang pencipta sendirilah yang mempunyai kuasa
memberi ataupun mengambil apapun dari ciptaan- Nya!
“Maka firman TUHAN
kepada Iblis :
Nah, ia dalam
kuasamu,
Hanya sayangkan
nyawanya”
Ayub 2 : 6
God Bless You

No comments:
Post a Comment