Monday, January 19, 2026

(ArBer)Kapsul untuk mengakhiri hidup

 


Kapsul untuk mengakhiri hidup

 

Perkembangan ilmu kedokteran saat ini sangat maju pesat.  Para ilmuwan banyak menemukan alat canggih untuk mendukung pengobatan ataupun tindakan medis yang diperlukan di dunia kesehatan.  Selain banyak alat canggih untuk mendeteksi penyakit ayaupun unutk menyembuhkan penyakit, namun ada nuga alat canggih yang malahan untuk mengakhiri hidup seseorang.

Gambar dia atas merupakan sebuah tabung yang akan menjadi kedap udara ketika seseorang yang sudah berada di dalamnya menekan suatu tombol.  Alat tersebut dibuat untuk pasin – pasien tertentu yang mempunyai penyakit berat ataupun kritis tertentu dan memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri.  Pro dan kontra terjadi di kalangan masyarakat, sebab banyak yang percaya bahwa mengakhiri hidup sendiri, apapun alasannya adalah tindakan paling egois dari manusia yang dianggap menantang Tuhan!

Iblis pernah mencobai Ayub begitu rupa dengan penderitaan fisik maupun mental, meskipun itu se-ijin Tuhan Aklah, tetap saja Iblis tidak diperbolehkan mengambil nyawa manusia.  Nyawa manusia adalah hembusan nafas dari Tuhan Allah, dan dengan kata lain hanya Tuhan sajalah yang berhak mengambil kembali nafas yang dihembuskan ke dalam tubuh manusia itu sendiri.  Malaikat tidak layak serta tidak berhal mengambil nyawa mansuia, begitu juga Iblis, lalu apalagikah manusia itu sendiri?  Jadi pertanyaanya adalah apakah kita mempunyai kuasa untuk mencabut nyawa sendiri? Apakah kita merasa tubuh dan nyawa ini sepenuhnya milik kita?

Manusia adalah ciptaan Tuhan, dan hanya Sang pencipta sendirilah yang mempunyai kuasa memberi ataupun mengambil apapun dari ciptaan- Nya!

 

“Maka firman TUHAN kepada Iblis :

Nah, ia dalam kuasamu,

Hanya sayangkan nyawanya”

Ayub 2 : 6

 

God Bless You

No comments: