Friday, January 28, 2011

(ArBer)Mengucapkan sumpah tanpa bersumpah.


Mengucapkan sumpah tanpa bersumpah.


Saat ini sangat mudah sekali seseorang mengucapkan kata “sumpah”. Kata sumpah pada zaman dahulu merupakan suatu kata yang benar-benar dihormati, karena sama halnya dengan bernazar yang pertanggung jawabannya langsung kepada Tuhan. Pada perkembangan zaman seperti saat ini kata sumpah hanya sebuah formalitas belaka untuk meyakinkan orang lain.


Jangan cepat-cepat kita memikirkan para pejabat yang mengucapkan sumpah palsu(karena pada saat sumpah jabatan/pelantikan berjanji mementingkan rakyat, namun kenyataannya justru sebaliknya), kitpun tidak jarang sering mempergunakan kata sumpah atau “sweer” untuk menyatakan kesungguhan kita. Waktu kita mengucapkannya, kata-kata tersebut, bukan benar-benar dari kesungguhan hati, melainkan agar kita bisa dapat dipercaya. Apabila kita termasuk orang yang pernah atau sering megucapkan kata sumpah tanpa benar-benar bersumpah di dalam hati maka kita sama dengan para penjahat dan bahkan koruptor.


Sama seperti bernazar kepada Tuhan, kita juga tidak boleh sembarangan bernazar kepada Tuhan. Jika kita ingin meminta, mintalah namun janagan sekali-kali kita meminta kepada Tuhan dengan bernazar lalu kita menginkarinya. Tuhan maha mengetahui oleh karenanya jika kita sudah membulatkan niat dan tekad kita janganlah kita mundursetelah mengucapkan nazar. Berdoalah kepada Tuhan agar apa yang telah kita janjikan kepada-Nya bisa segera kita laksanakan! Lebih dari itu kita juga harus sungguh-sungguh mengucapkan sumpah dengan sepenuh hati dan disertai dengan tekad dan tanggung jawab baik kepada manusia apalagi kepada Tuhan.


Sekali bersumpah kita tidak bisa menariknya kembali, oleh karena itu berhati-hatilah dalam mengucapkan sumpah! karena Tuhan adalah saksi dari setiap sumpah kita.


“Kamu telah mendengar pula

Yang difirmankan kepada nenek moyang kita:

Jangan bersumpah palsu,

Melainkan peganglah sumpahmu di depan

Tuhan”

Matius 5:33


GOD Bless u

No comments: