Sunday, December 11, 2011

(ArBer)Low profile


Low profile


Menjadi orang kaya bukanlah hal buruk, apalagi jika harta yang diperoleh adalah hasil jerih payah sendiri. Perasaan dalam diri juga merupakan hal lumrah. Bahkan membeli atau membelanjakan barang mewah juga sah – sah saja. Namun kalau terus menerus membanggakan kekayaan dan harta sendiri. Lamban laun pasti akan jatuh ke dalam dosa.


Kemarin baru saja mengganti sebuah handphone, hari ini sudah mengganti keluaran terbaru lagi. Kemarin baru saja mengganti motor, hari ini sudah membawa motor lebih baru lagi. Akhirnya yang menjadi kebanggaan bukan kerja keras dalam menghasilkan banyak harta melainkan kemampuan memamerkan barang-barang baru dan mahal. Padahal belum tentu semua barang mewah tersebut didapatkan dengan cara jujur dan tidak dipaksakan (misalnya gonta ganti kendaraan untuk pamer kekayaan, padahal uang hasil pinjaman ataupun kredit)


Kebanggan semu terkadang membawa kita jatuh ke dalam dosa. Apalah artinya kita dikenal sebagai orang kaya, namun kita miskin di mata Tuhan. Kita miskin kasih, miskin rasa syukur bahkan miskin toleransi, karena kekayaan kita di muka bumi ini. Pada saatnya nanti, harta tidak akan menjadi ukuran lagi selain Iman dan ksih kita kepada-Nya dan sesama! Mulai saat ini kita harus mulai mengendalikan budaya konsumtif kita yang terkadang terlalu dipaksakan hanya demi gelar “orang kaya”! Lebih baik kita hidup sederhana (low profile)bahkan sekalian terlihat miskin dalam harta, namun sikap dan sifat kita memancarkan terang kasih Kristus dan membawa manfaat bagi orang-orang sekitar kita.


Daripada pamer kekayaan, lebih baik berlomba dalam memerkan kasih Kristus terhadap umat manusia.


Ada orang yang berlagak kaya

Tetapi tidak mempunyai apa-apa

Ada pula yang berpura-pura miskin

Tetapi hatanya banyak”

Amsal 13:7


GOD Bless u

No comments: