Wednesday, September 24, 2014

(ArBer)Dibalik kelezatannya



Dibalik kelezatannya

Siapa yang tidak tergiur dengan makanan seperti di atas? Kecuali sedang sakit siapapun tentu ingin merasakan makanan tersebut.  Reaksi itu memang wajar, namun terkadang kita ingin menikmatinya secara terus – menerus(makanan tersebut).

Makanan lezat seperti diatas tentu saja makanan yang memang diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh semua orang.  Hanya saja tidak ada jaminan makanan tersebut akan tetap berguna ataupun bergizi apabila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.  Makanan – makanan di tas sebenarnya bisa “menipu” kita semua, dan membuat kita terjebak dalam beraneka ragam sakit penyakit seperti diabetes, kolesterol, darah tinggi ataupun penyakit jantung.  Jadi dibalik penyajiaan yang sedap dipandang serta kelezatannya, makanan tersebut adalah sumber celaka bagi tubuh manusia.

Semuanya tentu dikembalikan lagi kepada kita semua yang menyantap serta menikmati “makanan yang menipu” tersebut.  Apabila kita dapat menahan nafsu kita, serta menikmati makanan tersebut sesuai porsi dan kebutuhan kita, maka penyakit tidak akan menghampiri kita.  Kuncinya adalah dapat menahan hawa nafsu!  Jadi belajarlah untuk dapat mengalahkan hawa nafsu kita dalam berbagai hal di dalam kehidupan ini!  Janganlah terjebak pada kenikmatan sesaat yang akan mengakibatkan pendertiaan yang kekal.  Belajarlah kepada penulis Amsal dalam injil yang selalu beursaha menahan nafsu, terutama nafsu terhadap hal – hal duniawi!

Makanan yang kelihatan lezat akan menjadi bencana jika kita menuruti hawa nafsu kita!   

“Taruhlah sebuah pisau pada lehermu,
Bila besar nafsumu!
Jangan ingin akan makananya yang lezat,
Itu adalah hidangan yang menipu”
Amsal 23 : 2 -3

GOD Bless u

No comments: