Friday, August 28, 2015

(ArBer)Yang jelas bukan salahku!

Yang jelas bukan salahku!

Keadaan ekonomi dunia sedang tidak stabil.  Banyak Negara – Negara berkembang mengalami krisis ekonomi.  Kebanyakan dari mereka menyalahkan Negara maju sebagai biang kerok penyebab melemahnya nilai mata unag Negara – Negara berkembang.  Padahal banyak Negara maju di benua Eropa yang juga mengalami hal serupa.

Negara – Negara di benua asia juga mengalami pelemahan nilai mata uang termasuk juga Negara kita tercinta Indonesia.  Banyak pihak yang menyalahkan pemerintah yang tak bisa menetapkan kebijakan moneter yang baik sehingga Negara ini mengalami inflasi di berbagai sektor.  Ada juga yang menyalahkan pihak asing yang menanam modal, ada pula yang menyalahkan menteri yang bertanggung jawab, dan bahkan ada yang langsung menyalahkan kepala negaara ini.  Intinya saling menyalahkan tidak akan ada habisnya, siapa  saja bisa terseret masuk.
 
Saling menyalahkan juga terjadi di kala manusia pertama melanggar Firman Tuhan.  Adam menyalahkan Hawa,(yang secara tidak langsung menyalahkan Tuhan juga), lalu Hawapun melakukan hal serupa dengan menyalahkan ular.  Saling menyalahkan saat ini sudah mendarah daging, ada saja kesempatan untuk bisa menyalahkan orang lain.  Sebenarnya semakin sibuk kita mencari kesalahan orang lain, maka akan semakin lama pula sebuah solusi bisa ditemukan.  Jadi alangkah baiknya kita lebih mengedepankan solusi dibandingkan menyalahi pihak lain.  Dan ingatlah bahwa menyalahi pihak lain sebenarnya adalah bentuk “pertahanan” terkuat kita agar tidak disalahkan, meskipun sebenarnya kita sadar bahwa kita juga bersalah.  Mulai dari detik ini, hindarilah sikap saling salah menyalahkan, sebab hal tersebut hanya akan terus menyeret kita dalm lingkaran dosa tanpa henti, dan tentunya tidak menyelesaikan inti suatu permasalahan!

Yesus adalah contoh sempurna yang harus diikuti, sebab Dia tidak pernah menyalahkan Allah Bapa, orang – orang Farisi, prajurit romawi ataupun kita semua orang berdosa yang membuat- Nya harus disalibkan.

“Manusia itu menjawab : Perempuan yang Kau tempatkan di sisiku,
Dialah yang member dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan
Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu:
Apakah yang telah kauperbuat ini? Jawab perempuan itu:
Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan”
Kejadian  3 : 12 - 13



GOD Bless u

No comments: