Berlombalah dengan sekuat tenaga dan kemampuanmu!
Tidak
semua yang mengikuti perlombaan akan mendapatkan apa yang dinginkannya. Hanya pemenang yang akan mendapatkan piala
ataupun hadiah – hadiah lainnya. Untuk
menjadi pemenang itu sendiri, tidaklah mudah, sebab harus mampu mengalahkan
peserta lainnya, atau bahasa sederhannya adalah harus lebih baik, lebih hebat
ataupun lebih unggul dari peserta lainnya.
Tanpa
kerja keras dan usaha yang ekstra, kemungkinan kita mengungguli kandidat
ataupun peserta lain cukuplah kecil. Sedangkan
hadiah hanya akan diberikan kepada sang pemenang. Rasul Paulus menegaskan hal ini untuk
memberikan teladan nyata bahwa ia sendiripun berjuang begitu rupa demi apa yang
ditujunya yaitu anugerah sorgawi yang menantinya di akhir perlobaan hidupnya.
Rasul
Paulus sadar ia tidak bisa “berlari” semaunya saja demi meraih apa yang diiimpikannya. Ia melatih imannya begitu rupa agar dapat
melayani Kristus dengan sebaik mungkin.
Sama seperti Paulus, kita juga saat ini dalam perlombaan di dalam dunia
ini, kita wajib melatih diri kita dan bertanding dengan sepenuh hati kita dalam
perlombaan iman. Yakinilah bahwa hadiah
dari perlombaan iman saat ini melebihi hadian apapun yang disediakan dunia ini
dalam sebuah pertandingan ataupun perlombaan!
Semua
yang ikut dalam perlombaan iman mengetahui satu hal, bahwa segala usaha mereka
tidak akan sia – sia, oleh karenanya mereka semua berlomba dengan sepunuh hati
dan dengan sekuat tenaga!
“Tidak tahukan kamu,
bahwa dalam gelanggang pertandingan
Semua peserta turut
berlari, tetapi bahwa hanya
Satu orang saja yang
mendapat hadiah?
Karena itu larilah
begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!”
1 Korintus 9 : 24
God Bless You

No comments:
Post a Comment