Monday, June 23, 2025

(ArBer) Sadar diri dan bersandar pada Tuhan!

 


Sadar diri dan bersandar pada Tuhan!

 

Domba adalah hewan yang lemah, sebab mereka tidak mempunyai pertahanan diri.  Mereka adalah rantai makanan ditingaktan rendah yang berarti adalah mangsa utama bagi para predator pemakan daging.  Ketika ancaman dari predator datang maka domba tidak mampu membela dirinya sendiri.

Gigi domba tidak tajam, sebeb mereka adalah pemakan tumbuh – tumbuhan.  Kuku juga tidak terdapat pada domba.  Kecepatan lari domba juga tidak bisa dibandingkan dengan kuda, intinya domba adalah hewan yang cukup lemah.  Satu – satunya harapan domba ketika mendapat ancaman adalah mengandalkan gembala yang menjaganya.

Mazmur nomor 73 menekankan sebuah fakta bahwa ketika pemazmur lemah, ia menyamakan dirinya dengan domba yang hanya bisa pasarah disamping Gembala yang Agung.  Pemazmur menyadri segala kelemahan dirinya dan memilih bersandar dekat dengan yang Maha kuasa.  Lalu adakah kita mempunyai sikap seperti pemazmur ketika masalah berat datang mengahaadang?  Ataukah kita tetap menghadapinya seorang diri, meskipun kita sadar bahwa kita lemah dan butuh tangan- Nya yang kuat?

Semakin kita menyadari bahwa kita lemah, maka akan semakin kita mengandalkan tangan- Nya yang kuat!

 

“Ketika hatiku merasa pahit dan

Buah pingganku menusuk – nusuk rasanya

Aku dungu dan tidak mengerti

Seperti hewan aku di dekat- Mu

Tetapi aku tetap dekat- Mu;

Engkau memegang tanganku”

Mazmur 73 : 23

 

God Bless You

No comments: