Mencoba melunakkan hati TUHAN
Musa
adalah salah satu manusia yang dapat berbicara dengan Tuhan dengan berhadapan
muka layaknya berbicara dengan seorang sahabat.
Musa pastilah sangat dikasihi Tuhan sehinigga beliau bisa bergaul
erat dengan Tuhan layaknya seorang
teman.
Posisi
Musa yang bisa bergayul erat dengan Tuhan pastilah banyak diimpikan umat
manusia, dan jikalau kita yang mendapatkan “Privilage”
atau hak istimewa seperti itu, apakah yang akan kita lakukan? Kebanyakan kita
pasti segera memarkannya, atau memanfaatkan nama besar Tuhan Allah untuk
kepentingan pribadi, bukan begitu? Akan tetapi Musa tidaklah demikian sebab
Musa tetap memikirkan kepentingan banyak orang dibandingkan pribadinya sendiri.
Musa
yang akrab dengan Tuhan Allah beberapa kali mencoba melunakkan hati- Nya, oleh
karena kedigalan bangsa Israel. Musa
memohon agar Tuhan memberikan kesempatan bagi bangsa tersebut untuk bertobat
dan juga menerima janji Tuhan akan negeri yang akan dituju mereka. Musa nyatanya tidak memanfaatkan kedekatannya
dengan Tuhan hanya untuk kepentingan pribadinya. Ia tahu Tuhan adalah penuh kasih sehingga ia
selalu memanfaatkan aksih tersebut agar bangsa tersebut tidak jatuh dalam
penghukuman Allah!
Faktanya
adalah hati Tuhan bisalah dilunakkan, hanya saja apakah kita mempunyai
kedekatan yang erat dengan Tuhan, untuk melunakkan hati- Nya?
“Lalu Musa mencoba melunakkan hati
TUHAN, Allahnya dengan berkata:
Mengapakah TUHAN,
murka – Mu bangkit terhadap umat- Mu
Yang telah Kaubawa
keluar dari tanah Mesir dengan
Kekuatan yang besar
dan tangan yang kuat?”
Keluaran 32 : 11
God Bless You

No comments:
Post a Comment