Monday, January 26, 2026

(Arber)Mencoba melunakkan hati TUHAN

 


Mencoba melunakkan hati TUHAN

 

Musa adalah salah satu manusia yang dapat berbicara dengan Tuhan dengan berhadapan muka layaknya berbicara dengan seorang sahabat.  Musa pastilah sangat dikasihi Tuhan sehinigga beliau bisa bergaul erat  dengan Tuhan layaknya seorang teman.

Posisi Musa yang bisa bergayul erat dengan Tuhan pastilah banyak diimpikan umat manusia, dan jikalau kita yang mendapatkan “Privilage” atau hak istimewa seperti itu, apakah yang akan kita lakukan? Kebanyakan kita pasti segera memarkannya, atau memanfaatkan nama besar Tuhan Allah untuk kepentingan pribadi, bukan begitu? Akan tetapi Musa tidaklah demikian sebab Musa tetap memikirkan kepentingan banyak orang dibandingkan pribadinya sendiri.

Musa yang akrab dengan Tuhan Allah beberapa kali mencoba melunakkan hati- Nya, oleh karena kedigalan bangsa Israel.  Musa memohon agar Tuhan memberikan kesempatan bagi bangsa tersebut untuk bertobat dan juga menerima janji Tuhan akan negeri yang akan dituju mereka.  Musa nyatanya tidak memanfaatkan kedekatannya dengan Tuhan hanya untuk kepentingan pribadinya.  Ia tahu Tuhan adalah penuh kasih sehingga ia selalu memanfaatkan aksih tersebut agar bangsa tersebut tidak jatuh dalam penghukuman Allah!

Faktanya adalah hati Tuhan bisalah dilunakkan, hanya saja apakah kita mempunyai kedekatan yang erat dengan Tuhan, untuk melunakkan hati- Nya?

 

“Lalu Musa mencoba melunakkan hati 

TUHAN, Allahnya dengan berkata:

Mengapakah TUHAN, murka – Mu bangkit terhadap umat- Mu

Yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan

Kekuatan yang besar dan tangan yang kuat?”

Keluaran 32 : 11

 

God Bless You

No comments: