Selesaikan di meja makan!
Memang
tidak semua permasalahan bisa diselesaikan di meja makan, namun sebagian besar
masalah bisa selesai ketika mereka yang telah menikmati makanan di atas meja
merasa kenyang dan juga hatinya senang.
Gerombolan
bangsa Aram datang untuk menyerbu bangsa Israel, dan kemudian menimbulkan
ketakutan yang besar. Nabi Elisa dengan
kuasa Tuhan akhirnya membutakan mata mereka sehingga mereka diserahkan kepada
raja Israel saat itu. Raja Israel
mempunyai pilihan untuk bisa membinasakan mereka ataupun melepaskan
mereka. Akhirnya demgan masukan dari
Elisa gerombolan itu malahan diberi makan dahulu abru akhirnya dibebaskan. Hasilnya itulah kali terakhir gerombolan
orang Aram memasuki tanah Israel, sebab mereka tidak pernah datang ataunpun
mengancam bangsa Israel lagi.
Anak
– anak terang adalah mereka yang telah merasakan dengan jelas kasih dari pada
Kristus, dan sudah selayaknya kasih tersebut juga dislaurkan kepada sesama yang
lainnya. Ketika kasih menjadi dasar
peneyeledaian semua masalah, maka kedamaian akan terwujudkan bahkan bukan hanya
sementara namun juga dalam jangka yang panjang.
Jadi kasihilah musuh – musuhmu dan jangan lupa berilah mereka makan!
Kasih
yang nyata dalam perbuatan lebih mudah meredakan perselisihan, dibandingkan ide
ataupun diplomasi melalui kata – kata!
“Disediakannyalah
bagi mereka jamua besar
Maka makan dan
minumlah mereka.
Sesudah itu
dibiarkanyalah mereka pulang kepada tuan mereka
Sejak itu tidak ada
lagi gerombolan-gerombolan
Aram memasuki negeri
Israel”
2 Raja-raja 6 : 23
God Bless You

No comments:
Post a Comment