Friday, September 24, 2010

(ArBer)Berdamai dengan masa lalu


Berdamai dengan masa lalu


Kejadian – kejadian masa lalu bisa menjadi sebuah moment nostalgia yang menyenangkan. Namun berbeda halnya dengan kejadian-kejadian burk yang buruk, jika dikenang lagi pasti yang akan timbul adalah rasa traumatic akan kejadian tersebut. Lalu bagaimana kita bisa melupakan kesalahan – kesalahan dahulu kala yang sampai saat ini masih menghantui pikiran kita?


Memang bukan perkara yang mudah untuk “lepas” begitu saja dengan hal – hal buruk yang pernah terjadi dalam hidup kita. Dibutuhkan keberanian dan cara khusus agar hal buruk tersebut keluar dari pikiran kita. Ada cara yang mudah dan sederhana, namun sulit sekali dipraktekan, yaitu dengan tidak “melihat” ke belakang lagi. Artinya kita harus hidup dengan komitmen hanya berpikir akan masa depan. Tidak perlu lagi kita menoleh ke belakang, anggap saja kita memulai semuanya dari nol, sehingga tidak ada lagi kenangan masa lalu yan perlu diingat. Memang tidak mudah, akan tetapi jika kita datang dan berserah kepada Tuhan, maka jjalan keluar pasti akan Tuhan sediakan.


Kita hanya perlu memfokuskan diri kepada Tuhan! Arahkan pikiran kita hanya kepada tujuan yang akan kita capai di masa yang akan datang, lalu kemudian menyerahkan segala kesalahan, kekilafan serta hal buruk yang pernah kita alami ke dalam tanagan-Nya. Yakinlah selalu bahwa Tuhan maha pengampun dan pengasih, serta sekali-kali dia tidak akan mengingat lagi pelanggaran kita, apabila kita mau berkomitmen untuk berubah kea rah yang lebih baik. Tuhan mengampuni setiap umat-Nya yang mau bertobat, bahkan DIA juga tidak mengingat lagi segala kesalahan yang sudah diampuni-Nya


Pandangan kita yang selalu lurus kedepan akan memudahkan kita mencapai apa yang akan kita tuju di masa depan, oleh karena itu janganlah mengahabiskan waktu dengan terus melihat ke belakang!


Biarlah Ia kembali menyayangi kita,

Mengahapuskan kesalahan-kesalahan kita

Dan melemparkan segala dosa kita

Ke dalam tubir-tubir laut”

Mikha 7:19


GOD Bless u

No comments: