Friday, January 21, 2011

(ArBer)Ngiler kekayaan.


Ngiler kekayaan.


Kata ngiler biasanya ditujukan kepada seseorang yang sangat amat mengingini makanan tertentu sampai-sampai meneteskan air liur. Dalam negera ini ternyata bukan makanan saja yang membuat seseorang ngiler. Kekayaan, kekuasaan ataupun kedudukan tertentu juga bisa membuat kita semua meneteskan air liur alias ngiler.


Sistem hukum yang tidak tertata rapi membuat negara ini mudah sekali kehilangan asset-asetnya. Koruptor meraja rela, banyak pejabat pemerintahan yang memasang topeng malaikat. Ironisnya anggota wakil rakyat juga berlomba untuk menghabiskan uang rakyat. Setiap lima tahun sekali orang-orang berlomba untuk mendapatkan jabatan atau mendapatkan kursi di parlemen ataupun pemerintahan. Cara apapun akan dilakukan agar mendapatkan posisi nyaman yang tentunya akan dekat dengan kekayaan.


Kita juga harus berikap realistis, jangan hanya mengutuk dan membenci mereka yang selalu menacari cara menghabiskan kekayaan negara, akan tetapi doakanlah mereka agar mereka bertobat! Mintalah Tuhan agar menegur mereka dan menyentuh hati mereka supaya tersadar dari segala kebuasan mereka akan harta duniawi. Berdoalah dan jangan mengutuk! Sambil meminta juga agar kita diberi hikat dan kebijaksanaan agar kelak apabila kita memiliki kedudukan tertentu di negara ini kita tidak bertindak seperti mereka. Namun lebih dari itu kita justru akan memperbaiki sistem hukum kita, dan menjadi saluran berkat serta kasih melalui Tuhan kepada bangsa ini.


Sekali kita ngiler akan segala kenikmatan duniawi, maka kita pasti sudah tidak tertarik lagi untuk mengenal dan mengikuti Tuhan! Sekali kita menjadi kaya maka kita akan sombong serta hanya berharap pada kekayaan kita, dan akhirnya kita akan dibenci Sang Empunya kekayaan yang sesungguhnya.


“Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini

Agar mereka jangan tinggi hati dan berharap kepada sesuatu

Yang tak tentu seerti kekayaan

Melainkan kepada Allah yang dalam kekayaan-Nya

Memberikan kepada kita segala sesuatu

Untuk dinikmati”

1 Timotius 6:17


GOD Bless u

No comments: